Konten dari Pengguna

Menanam Kembali Tanaman yang Mati atau Rusak beserta Fakta dan Caranya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menanam kembali tanaman yang mati atau rusak disebut. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menanam kembali tanaman yang mati atau rusak disebut. Sumber: pixabay

Menanam kembali tanaman yang mati atau rusak disebut juga dengan istilah rehabilitasi tanaman. Dengan melakukannya, keindahan alam, kelestarian ekosistem, serta kualitas lingkungan sekitar dapat diperbaiki.

Dikutip dari buku Rehabilitasi hutan di Indonesia karya Nawir, proses rehabilitasi tanaman adalah langkah penting untuk memulihkan kehidupan tanaman yang telah mengalami kerusakan atau mati.

Fakta Rehabilitasi Tanaman

Ilustrasi menanam kembali tanaman yang mati atau rusak disebut. Sumber: pixabay

Berikut fakta dari manfaat melakukan penanaman kembali tanaman yang mati atau rusak.

  1. Mempertahankan keseimbangan ekosistem.

  2. Meningkatkan kualitas udara.

  3. Mengurangi erosi tanah.

  4. Meningkatkan keindahan lingkungan.

Cara Menanam Kembali Tanaman yang Mati atau Rusak

Berikut penjelasan cara menanam kembali tanaman yang mati atau rusak.

1. Penyambungan

Penyambungan yaitu metode yang digunakan untuk menanam kembali tanaman yang mengalami kerusakan akarnya. Biasanya digunakan untuk tanaman buah seperti mangga atau jeruk. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Pilih bagian tanaman sehat dan cocok untuk disambung dengan tanaman sakit atau mati.

  • Potong bagian tanaman sehat dengan ukuran sesuai dengan bagian sakit atau mati.

  • Sambungkan kedua bagian tanaman dengan teknik menyatukan batang atau cabang mereka.

  • Ikat bagian yang disambung menggunakan karet atau tali yang kuat.

  • Setelah beberapa waktu, tanaman yang sehat akan tumbuh dan menggantikan bagian yang sakit atau mati.

2. Stek

Stek merupakan metode yang digunakan untuk menanam kembali tanaman dengan memanfaatkan potongan dari tanaman yang sehat. Berikut ini langkah-langkah dalam metode stek.

  • Pilih bagian tanaman yang sehat dan sesuai untuk dipotong.

  • Potong bagian tersebut berukuran 10 hinga 15 sentimeter.

  • Hilangkan daun yang ada di bagian bawah potongan tanaman.

  • Tempatkan potongan tanaman pada media tanam yang sesuai, seperti campuran tanah serta pasir.

  • Berikan air secukupnya dan jaga kelembaban media tanam selama beberapa waktu.

  • Setelah beberapa waktu, potongan tanaman akarnya akan berkembang dan tumbuh menjadi tanaman utuh.

3. Perbanyakan Vegetatif

Metode ini kerap digunakan untuk tanaman hias atau tanaman yang memiliki kemampuan berakar dari bagian yang dipotong. Berikut langkah-langkah dalam metode perbanyakan vegetatif.

  • Pilih bagian tanaman yang sehat dan cocok untuk dipotong.

  • Potong bagian tersebut dengan ukuran yang sesuai dengan jenis tanaman.

  • Hilangkan daun yang ada pada bagian bawah potongan tanaman.

  • Tempatkan potongan tanaman pada media tanam yang sesuai, seperti campuran tanah serta pasir.

  • Pastikan media tanam selalu lembab, tetapi tidak tergenang oleh air.

  • Setelah beberapa waktu, potongan tanaman akarnya akan berkembang dan tumbuh menjadi tanaman utuh.

Demikian penjelasan menanam kembali tanaman yang mati atau rusak beserta fakta dan caranya. (ARH)