Konten dari Pengguna

Mengapa Dasar Kolam Perlu untuk Dikeringkan? Ini Jawabannya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mengapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan, sumber foto: Mark Stebnicki by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mengapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan, sumber foto: Mark Stebnicki by pexels.com

Pengeringan dasar kolam adalah hal yang penting untuk dilakukan sebelum memulai budidaya ikan maupun udang.

Biasanya pengeringan kolam harus dilakukan pada kolam yang memiliki kekayaan hayati beragam, seperti kolam tanah. Lalu mengapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan?

Dikutip dari Buku Mendongkrak Produksi Udang Galah karya Fauzan Ali, PhD, berikut alasan kenapa dasar kolam perlu dikeringkan.

Mengapa Dasar Kolam Perlu untuk Dikeringkan?

Ilustrasi mengapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan, sumber foto: Plato Terentev by pexels.com

Mengapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan? Pengeringan ini umumnya perlu dilakukan untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit.

Pengeringan dasar kolam juga termasuk cara efektif untuk membersihkan dasar kolam dari segala kotoran yang menumpuk seiring berjalannya waktu. Langkah ini juga akan membantu mencegah pertumbuhan alga dan organisme lain yang tidak diinginkan.

Selain itu, pengeringan dasar kolam bisa membantu mencegah keretakan dan kerusakan lain pada struktur kolam.

Cara Mengeringkan Dasar Kolam

Pengeringan dasar kolam juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena ada cara-cara yang harus diperhatikan.

Pengeringan dasar kolam sendiri harus dilakukan setiap kali budidaya ikan dimulai. Caranya dengan mengosongkan seluruh isi kolam dan menjemur dasar kolam.

Penjemuran ini biasanya berlangsung selama 3-7 hari tergantung cuaca dan jenis dasar kolam. Jika dasar kolam terbuat dari tanah, maka penjemuran akan selesai apabila tanah sudah terlihat retak-retak.

Hindari menjemur dasar kolam tanah terlalu lama karena akan membuat dasar kolam keras. Apabila jejak yang ditinggalkan masih dalam lebih dari 1 cm, artinya penjemuran belum maksimal.

Proses penjemuran ini akan membantu menghilangkan gas-gas beracun yang terperangkap di dasar kolam. Selain itu, pemilik juga perlu memastikan untuk memeriksa kolam secara teratur dan membersihkannya jika diperlukan.

Perlu diketahui bahwa pengeringan dasar kolam juga dapat merusak lapisan pelindung dan membuat kolam rentan terhadap kerusakan di masa depan. Maka dari itu, pastikan untuk memeriksa lapisan pelindung setelah mengeringkan kolam dan memperbaikinya jika ada kerusakan.

Demikian pembahasan mengenai alasan mengeapa dasar kolam perlu untuk dikeringkan.

Kesimpulannya, pengeringan dasar kolam bertujuan untuk memutus siklus hama dan penyakit agar pertumbuhan ikan nantinya dapat maksimal. (DSI)