Mengenal 5 Tanda-Tanda Kelinci Mau Mati untuk Pencegahan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap makhluk hidup pasti akan kembali pada Sang Pencipta, termasuk kelinci. Oleh sebab itu, para pemelihara hewan perlu mengetahui tanda-tanda kelinci akan mati agar bisa melakukan pencegahan.
Menurut Akbar, Rokhana, dan Arie dalam Prosiding SENAPENMAS, setiap pemelihara kelinci perlu mengetahui penyebab, ciri-ciri, dan cara mengatasi kelinci saat sedang sakit agar bisa menanganinya secara tepat dan tidak berujung pada kematian.
Namun, kematian kadang datang secara tidak terduga. Oleh karena itu, untuk mengetahui tanda-tanda kelinci mau mati agar bisa memperoleh penanganan yang tepat, baca artikel berikut ini.
Ciri-ciri Kelinci Mau Mati
Terdapat beberapa tanda kelinci mau mati yang bisa terjadi. Berikut ini beberapa cirinya.
1. Pola Makan Berubah
Tanda-tanda kelinci mau mati adalah pola makan yang berubah. Pada umumnya, sangat wajar jika kelinci makan dalam jumlah sedikit.
Namun, apabila terjadi perubahan pola makan hingga kehilangan nafsu makannya, Teman Kumparan perlu berhati-hati. Pasalnya, situasi ini bisa menjadi salah satu ciri-ciri kelinci mau mati.
2. Lesu dan Lemas
Ciri-ciri kelinci mau mati berikutnya adalah tingkah laku yang tak lagi aktif. Biasanya, hewan peliharaan menggemaskan satu ini akan suka melompat ke sana ke mari.
Namun, jika kebiasaan tersebut tidak lagi tampak dan tubuhnya tampak lesu serta lemas, bisa jadi itu adalah tanda-tanda kelinci mau mati.
3. Bulu Tidak Terawat
Kelinci memiliki kemampuan membersihkan diri yang baik. Tanda-tanda kelinci yang mau mati biasanya mulai jarang merawat kondisi bulunya.
Kondisi bulu pada kelinci akan lebih berminyak dan kusut. Hal ini bisa juga jadi pertanda bahwa kelinci mengalami penyakit kulit tertentu.
4. Serangan Lalat
Serangan lalat atau myiasis adalah salah satu penyakit kulit pada kelinci yang bisa jadi pertanda bahwa kelinci mau mati. Sebab, myiasis bisa membuat kulit kelinci dipenuhi belatung.
Lalat bisa bertelur pada kulit kelinci yang kemudian akan menetas menjadi belatung. Apabila kondisi ini terjadi, segera periksakan ke dokter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
5. Perubahan Area Vital
Tanda-tanda kelinci mau mati yang terakhir adalah adanya perubahan di area vital, seperti suhu tubuh, pernapasan, hingga detak jantung.
Suhu tubuh normal pada kelinci adalah sekitar 37-40 derajat Celsius, untuk denyut jantungnya antara 180-250 per menit, dan pernapasan sekitar 30-60 per menit. Apabila terdapat perubahan pada angka tersebut, sebaiknya lekas periksakan ke dokter hewan.
Itulah tanda-tanda kelinci mau mati yang perlu diketahui oleh setiap pemelihara hewan lucu ini. [ENF]
