Konten dari Pengguna

Mengenal Fungsi Ekor pada Kucing yang Ternyata Sangat Penting

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi ekor pada kucing. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi ekor pada kucing. Foto: Pixabay

Ekor membuat penampilan kucing tambah menggemaskan. Namun, rupanya fungsi ekor pada kucing tidak sebatas pelengkap anggota tubuh. Melainkan terdapat kegunaan lain yang sangat penting bagi kehidupan anabul.

Setiap jenis kucing memiliki bentuk serta ketebalan ekor berbeda-beda. Ada yang bulu ekornya tipis dan ada pula yang lebat.

Berikut ulasan tentang fungsi ekor pada kucing yang sangat penting untuk menunjang kehidupannya.

Ragam Fungsi Ekor pada Kucing yang Penting Diketahui

Ilustrasi fungsi ekor pada kucing. Foto: Pixabay

Melansir situs eprints.utdi.ac.id, kucing termasuk hewan kesayangan yang perlu mendapatkan perhatian serta perawatan tepat. Merawat kucing dilakukan dengan cara membersihkan kandang, lingkungan, memberi pakan, serta membersihkan tubuh kucing.

Termasuk juga bulu-bulu pada bagian ekor. Ekor pada kucing ternyata memiliki fungsi yang unik. Inilah uraian mengenai fungsi ekor kucing yang amat penting diketahui oleh pemilik.

1. Menjaga Keseimbangan Tubuh

Terkadang pemilik melihat kucing berjalan mulus tanpa terjatuh di tempat yang sempit atau tinggi. Hal ini tak lain karena adanya ekor yang menjadi alat keseimbangan bagi kucing.

2. Alat Komunikasi

Ekor juga membantu kucing dalam mengomunikasikan maksud serta keinginannya pada manusia. Sebagai contoh, menegakkan ekor sebagai pertanda tengah bahagia, mengibaskan ekor ketika merasa sakit atau justru mengajak bermain.

3. Wujud Perasaan

Kucing yang sedang merasa ketakutan, penasaran, senang, atau ingin sendiri juga dapat ditandai lewat ekornya. Begitu pula sikap agresif anabul yang tampak dari ekor yang diangkat tinggi olehnya.

4. Indera Peraba

Ekor juga berperan sebagai indera peraba bagi kucing. Saraf motorik serta sensorik banyak terdapat di ekor. Karena itulah, hindari menyentuh bahkan menarik ekor kucing sebab dapat mengganggu anabul hingga merusak sistem sarafnya.

5. Membantu Mendarat

Pendaratan kucing yang sempurna di permukaan tanah tak hanya dibantu oleh kaki, melainkan juga ekornya. Bagian tubuh ini pun mampu menghindarkan kucing dari cidera karena terjatuh.

Demikian beberapa fungsi ekor pada kucing yang ternyata bukan sebatas pelengkap anggota tubuh. Ekor kucing pun sebaiknya tidak ditarik atau diperlakukan sembarang sehingga sistem sarafnya terjaga dengan baik. (DN)