Konten dari Pengguna

Mengenal Kucing Manx, Karakteristik, dan Cara Merawatnya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kucing manx. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kucing manx. Foto: Pixabay

Kucing manx dikenal sebagai salah satu ras kucing paling tua yang terdaftar di Cat Fanciers Association (CFA) pada 1908 dan sangat menyukai air.

Hewan peliharaan ini memiliki ciri fisik unik, yaitu tidak adanya ekor. Dibandingkan kaki kucing pada umumnya, kaki belakang kucing manx tampak lebih panjang.

Penjelasan Singkat tentang Kucing Manx

Ilustrasi kucing manx. Foto: Pixabay

Kucing manx berasal dari sebuah pulau kecil di Britania Raya bernama Isle of Man. Hewan yang identik dengan sifat manja ini, bentuk tubuh sampai telinganya sangat menarik.

Bila diperhatikan dengan saksama maka akan tampak jelas keunikan bentuk pipi, wajah, juga telinga. Terdapat pula gen mutan dalam tubuh kucing manx yang cukup mendominasi. Inilah penyebab si kucing menjadi tidak berekor.

Selain itu, kucing yang dikenal dengan lompatan luar biasa ini amat tenang dan cerdas. Ia mudah akrab dengan manusia maupun hewan peliharaan lainnya.

Cacang Effendi dan N.S Budiana dalam bukunya, yaitu Kucing: Complete Guide Book for Your Cat, mengulas tentang cara merawat kucing hingga nutrisi terbaik untuk kucing yang tak terlalu aktif.

Bukan sekadar memandikan, perawatan kucing pun meliputi pemotongan kuku hingga pembersihan telinga. Merawat kucing harus dilakukan teratur agar hewan peliharaan tak gampang sakit.

Dilihat dari panjang ekor, berikut beberapa jenis kucing manx serta cara merawatnya.

  • Riser/rumpy riser: ekornya berupa benjolan tulang rawan yang tertutup bulu dan akan tampak terangkat saat kucing sedang gembira.

  • Rumpy/dimple rumpy: tidak punya ekor sama sekali. Bila diperhatikan, hanya ada sedikit bulu di pangkal ekor.

  • Stubby: biasanya berekor pendek, tetapi tidak menyatu dengan tulang belakang dan panjangnya setengah dari panjang ekor kucing umumnya.

  • Stumpy: ekor stumpy menjadi satu dengan tulang belakang sepanjang kurang lebih 3 cm.

Karakteristik Kucing Manx dan Cara Merawatnya

Ilustrasi kucing manx. Foto: Pixabay

Daya tarik kucing manx terletak pada karakteristiknya yang berbeda dengan jenis kucing lain. Punggungnya melengkung dengan postur tubuh pendek.

Sementara, kaki depan kucing tak berekor ini terlihat berotot. Pinggulnya juga cukup tinggi terlebih bila kucing dalam posisi berdiri, serta kaki belakang lebih panjang.

Kucing manx sangat suka bermain, lincah, ramah, gampang beradaptasi, senang berada di tengah-tengah manusia, dan cenderung menyukai air.

Lalu, bagaimana perawatan terbaik bagi kucing manx? Anda harus memperhatikan kebersihan kucing, kandang, juga lingkungannya. Berikut ini adalah cara merawat kucing manx:

  • Pastikan rutin melakukan grooming meliputi memotong kuku, menyisir bulu kucing, pembersihan telinga, juga menyikat gigi. Pembersihan bagian tubuh kucing dilakukan sebelum serta sesudah mandi.

  • Bersihkan pula kandang secara berkala guna mencegah virus maupun bakteri berkembang biak sehingga berpotensi membahayakan kesehatan hewan kesayangan.

  • Beri juga makanan yang bergizi dan kaya nutrisi. Tak lupa, penuhi kebutuhan cairan kucing supaya tidak dehidrasi.

  • Pergi ke dokter hewan setidaknya enam bulan sekali untuk memeriksakan kesehatannya.

Luangkan juga waktu untuk bermain dengan kucing kesayangan Anda. Dengan melakukan hal itu semua, kucing akan selalu sehat dan tidak gampang stres.

Demikian penjelasan tentang kucing manx, karakteristik, hingga cara perawatannya. Pastikan Anda mengetahui dan melakukannya secara teratur sehingga kucing pun akan tetap sehat.

Tidak adanya ekor seperti kucing pada umumnya, justru menjadikan kucing ini makin unik dan disukai. (DN)