Mengenal Nama Latin Ikan Bawal dan Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama latin ikan bawal adalah Colossoma macropomum. Di Indonesia, dikenal juga dengan nama ikan bawal air tawar karena bentuknya yang dianggap serupa dengan ikan bawal laut. Namun, kedua ikan itu memiliki nama ilmiah dan ciri-ciri yang jauh berbeda.
Simak artikel ini untuk mengetahui penjelasan singkat mengenai ikan bawal beserta ciri-cirinya.
Asal-usul Ikan Bawal
Ikan bawal air tawar berasal dari Amerika Selatan. Beberapa negara asal ikan bawal ini adalah Brazil, Venezuela, dan Ekuador. Ikan bawal air tawar terkenal dengan nama tambaqui di Brazil dan red bally pacu di Amerika Serikat.
Ikan bawal air tawar masuk ke Indonesia pada 1986. Awal mulanya, ikan bawal diperkenalkan sebagai ikan hias, tetapi seiring berjalan waktu, popularitas ikan bawal sebagai ikan konsumsi justru lebih melejit.
Di Indonesia sendiri, ikan bawal air tawar sudah banyak dibudidayakan oleh masyarakat karena nilai ekonomis yang cukup tinggi. Kandungan nutrisi di dalam ikan bawal termasuk omega-3, vitamin B2 dan D, kalsium, fosfor, dan mineral.
Ciri-Ciri Ikan Bawal
Ikan bawal air tawar memiliki ciri-ciri fisik yang cukup spesifik. Dikutip dari buku berjudul Usaha Pembenihan Ikan Bawal di Berbagai Wadah oleh Kholish Mahyuddin, ikan bawal memiliki ciri-ciri diantaranya sebagai berikut.
Ikan bawal air tawar memiliki tubuh berwarna abu-abu tua dan bentuk tubuhnya oval dan pipih.
Ikan bawal memiliki sirip dada tepat di bawah sirip insang, sirip punggung letaknya di belakang, dan sirip dubur yang terpisah dengan sirip perut.
Sisik ikan bawal berukuran kecil dan berbentuk ctenoid atau agak persegi.
Ikan bawal memiliki gigi seri yang tajam hampir seperti piranha, walau ikan bawal air tawar adalah hewan omnivora atau pemakan segala.
Ikan bawal biasa hidup bergerombol dan bisa ditemukan di sungai beraliran deras, tetapi bisa ditemukan juga di air tenang saat masa pembenihan.
Ikan bawal tergolong hewan cepat yang memiliki nafsu makan tinggi.
Budi daya ikan bawal bisa dilakukan di lingkungan yang memiliki suhu air hangat. Air yang digunakan juga harus bersih dan jernih. Selain itu, juga berada di lokasi dengan ketinggian maksimal 800 mdpl.
Demikianlah sekilas mengenai nama latin ikan bawal dan ciri-cirinya.
