Konten dari Pengguna

Mengenal Self Raising Flour dan Komposisinya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Self Raising Flour. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Self Raising Flour. Sumber: Unsplash

Self raising flour artinya jenis tepung yang dapat mengembang tanpa harus dicampur pengembang. Tentunya bahan satu ini harus dipahami bagi siapa saja yang gemar melakukan aktivitas dapur.

Dikutip dari buku Diet GM Guide, tepung adalah bahan pangan yang didapatkan dari gandum. Di Indonesia, komoditi tepung tidak bisa ditanam sendiri sehingga pemenuhannya harus melalui import.

Ada berbagai jenis tepung, salah satunya adalah self raising flour.

Mengenal Self Raising Flour

Ilustrasi Self Raising Flour. Sumber: Unsplash

Tepung self raising merupakan jenis tepung yang dapat mengembang dalam proses memasak tanpa harus dicampur dengan bahan pengembang. Awalnya, tepung ini diciptakan di Inggris pada 1800-an dengan tujuan memudahkan untuk diolah para pelaut selama berlayar.

Dengan adanya tepung tersebut, pelaut tidak perlu menakar serta mencampurkan tepung dengan pengembang selama berlayar. Ternyata, tepung yang terkesan praktis ini menjadi populer di Inggris serta dipatenkan pada 1849.

Meskipun di Indonesia masih jarang resep dengan self raising flour, namun banyak toko menjual jenis tepung satu ini. Salah satunya di toko bahan kue maupun di supermarket.

Tetapi, harga self raising flour lebih mahal apabila dibandingkan tepung terigu. Self raising flour dengan berat kurang dari setengah kilo dihargai Rp12.000 sampai Rp15.000. Sedangkan, tepung terigu serbaguna hanya dibandrol dengan harga Rp8.000 sampai 12.000 perkilo.

Komposisi Self Raising Flour

Pada dasarnya, self raising flour merupakan campuuran tepung terigu, baking powder, dan garam. Maka dari itu siapa saja dapat membuat sendiri bahan masak satu ini.

Caranya yaitu dengan mencampurkan 1.5 sendok teh baking powder, 1/4 sendok teh garam, dan 1 cup tepung serbaguna sampai rata.

Namun perlu diingat bahwa bahan pengembang yang ada dalam self raising flour tidak mempunyai masa aktif yang lama. Jika melewati masa aktif, adonan tidak lagi mengembang. Maka dari itu apabila ada sisa harus disimpan dalam wadah yang tertutup rapat.

Self raising flour yang disimpan dalam wadah tertutup pun tidak ada jaminan mempunyai masa aktif yang lebih panjang. Pemilik harus mengecek kembali adonan setelah 6 bulan dengan mencampur self raising flour dengan air hangat.

Apabila muncul gelembung-gelembung kecil, maka self raising flour masih dapat digunakan. Namun apabila gelembung tidak muncul atau hanya muncul sedikit, sebaiknya jangan digunakan.

Itulah sekilas pembahasan mengenai self raising flour beserta komposisi pembuatannya.(LAU)