Konten dari Pengguna

Mengenal Vertical Garden sebagai Taman Modern Tanpa Lahan

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi vertical garden adalah, sumber foto: PhotoMIX Company by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi vertical garden adalah, sumber foto: PhotoMIX Company by pexels.com

Hingga saat ini masih banyak yang belum mengetahui arti pasti dari vertical garden. Pada dasarnya, vertical garden adalah taman yang dibangun di lahan tegak lurus untuk menghemat tempat.

Banyak masyarakat modern yang menggunakan jenis taman ini agar rumah tetap asri. Vertical garden ini juga cocok untuk masyarakat yang hobi berkebun namun memiliki lahan yang terbatas.

Jadi, meskipun lahannya terbatas tetap bisa menyalurkan hobi berkebunnya untuk rumah tampak asri. Simak penjelasan berikut untuk mengetahui vertical garden secara lebih lengkap.

Pengertian, Jenis, dan Manfaat Vertical Garden

Ilustrasi vertical garden adalah, sumber foto: Scott Webb by pexels.com

Dikutip dari Buku RUMAH SEHAT MENGUNSARI karya Tim Kelompok Kuliah Kerja Nyata Alternatif II B Kelurahan Mangunsari Univeritas Negeri Semarang, Hidayatun Ulfa, M. A berikut penjelasan lengkap mengenai vertical garden.

1. Pengertian Vertical Garden

Pengertian vertical Garden atau yang biasa disebut sebagai kebun hijau merupakan metode bercocok tanam di paham sempit dan terbatas. Caranya dengan menggunakan dinding atau ruang secara vertikal menutupi dinding dengan tumbuh-tumbuhan di atas media tanam.

Sebagian besar vertical garden memiliki fasilitas pengairan terintegrasi. Dinding tanaman ini bisa ditempatkan di dalam maupun ruangan baik secara melekat atau terpisah dengan dinding yang sudah ada.

Vertical garden juga dapat diartikan sebagai ekosistem buatan manusia yang menyerupai ekosistem asli dari vertical garden. Ini berbentuk tanaman rambat yang menutupi permukaan batu, karang maupun tebing.

Istilah vertical Garden ini dipelopori oleh Patrick Blanc yang berasal dari Prancis. Cara ini muncul dengan adanya dorongan lain karena lahan semakin sempit dipenuhi bangunan-bangunan tinggi.

2. Jenis-jenis Vertical Garden

Menurut Randy Sharp, ada dua jenis vertical garden yaitu:

  • Fasad Hijau, permukaan yang ditutup oleh vegetasi rambut yang tumbuh dengan sendirinya. Ini bukan media yang tumbuh, hanya saja media rambatan bagi vegetasi yang akan tumbuh secara horizontal.

  • Dinding hidup merupakan teknologi perkembangan vertical garden terbaru yang telah dikembangkan instalasi pemasangan berupa media panel tanam secara vertikal. Perawatannya memang sedikit lebih mahal.

3. Manfaat Vertical Garden

Berikut adalah beberapa manfaat dari vertical garden.

  • Dapat menaikkan nilai jual bangunan.

  • Mengurangi energi pendingin.

  • Mendinginkan kawasan dan menyediakan filter air hujan.

  • Mereduksi penggunaan energi

  • Sebagai habitat bagi burung dan serangga.

Kesimpulannya, vertical garden adalah sebuah taman yang dibangun pada lahan tegak lurus untuk menghemat lahan. Cara ini merupakan cara yang tepat untuk kamu yang hobi berkebun dengan lahan yang terbatas. (DSI)