Mengetahui Perbedaan Kutilang Sutra Jantan dan Betina

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kutilang sutra merupakan burung yang perawatannya mudah dan lumayan gacor. Kutilang sutra banyak disukai oleh pencinta burung kicau. Perbedaan kutilang sutra jantan dan betina sangat mudah diperhatikan.
Lalu, apa saja perbedaannya? Agar semakin tahu, inilah penjelasannya!
Perbedaan Kutilang Sutra Jantan dan Betina
Sudradjat dalam buku berjudul Petunjuk Memilih Burung Ocehan Bakalan menjelaskan bahwa burung kutilang sutra merupakan burung dengan warna bulu yang indah. Terdapat perpaduan warna hijau pada bagian tubuh serta warna hitam pada bagian kepala.
Adapun untuk membedakan burung kutilang sutra jantan dan betina, bisa memperhatikan beberapa tanda berikut:
1. Dari Warna Bulu
Kutilang sutra jantan mempunyai ciri khas bulu berwarna hitam, mulai tengkuk sampai ke kepala. Sementara, untuk kutilang sutra betina, tidak mempunyai warna bulu yang cerah, namun bulunya cenderung didominasi oleh warna hijau.
2. Dari Kicauannya
Kutilang sutra jantan terkenal dengan suara kicauannya yang lebih merdu dan gacor. Bukan hanya itu, jantan lebih mempunyai beragam bunyi yang menarik.
Adapun kutilang sutra betina termasuk burung yang bisa berkicau, tetapi suaranya tidak terlalu merdu layaknya burung kutilang sutra jantan.
3. Dari Postur Tubuh
Perbedaan kutilang sutra jantan dan betina juga bisa diperhatikan dari postur tubuhnya. Kutilang sutra jantan postur tubuhnya lebih panjang dan besar, sementara kutilang sutra betina cenderung mempunyai postur tubuh yang pendek dan kecil alias buntet.
Pola Perawatan Burung Kutilang Sutra
Terdapat beberapa pola perawatan burung kutilang sutra yang bisa membuat burung semakin sehat dan gacor, yaitu:
Pukul 07.00, kutilang diangin-anginkan. Kemudian, setelah 30 menit, mandikan burung dengan cara disemprot. Selanjutnya, sangkar burung digantung.
Membersihkan kandang setiap hari. Tambahkan pula voer, buah segar, dan air minum.
Cukup memberi 3 ekor jangkrik.
Jemur kutilang sutra selama 1-2 jam per hari dari jam 08.00 hingga 11.00.
Angin-anginkan burung kutilang sutra selama 10 menit, kemudian beri kerodong pada sangkarnya.
Pada siang hingga sore hari, sebaiknya burung kutilang sutra di master menggunakan nada master dari burung-burung master.
Pada sore hari sekitar pukul 15.30, sebaiknya kutilang sutra diangin-anginkan lagi. Jika memang dibutuhkan, burung bisa dimandikan kembali.
Itulah penjelasan tentang perbedaan burung kutilang sutra jantan dan betina yang mudah diperhatikan. Semoga membantu! (Ek)
