Pengertian Cooling Down, Tujuan, serta Cara Melakukannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cooling down adalah gerakan pendinginan yang dilakukan untuk merilekskan otot tubuh dan biasanya dilakukan setelah olahraga sehingga gerakan pendinginan termasuk sebagai aktivitas yang tak boleh dilewatkan.
Arifin dan Soekardi dalam Ragam Pemanasan dan Pendinginan pada Cabang Olahraga Bola Basket di Kota Semarang menyebutkan jika melakukan gerakan pendinginan bisa membantu memaksimalkan manfaat olahraga bagi tubuh.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai apa itu cooling down, baca artikel ini sampai habis.
Apa Itu Cooling Down?
Gerakan pendinginan atau cooling down adalah suatu aktivitas fisik yang dilakukan setelah olahraga inti untuk membantu merilekskan tubuh.
Gerakan pendinginan umumnya dilakukan secara lambat dan intensitasnya lebih sedikit daripada pemanasan. Dengan melakukan gerakan pendinginan, maka seseorang bisa memaksimalkan manfaat olahraga.
Tujuan Cooling Down
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, cooling down adalah gerakan yang penting dilakukan setelah olahraga inti. Adapun manfaat cooling down adalah.
Memaksimalkan manfaat olahraga.
Meningkatkan fleksibilitas tubuh.
Menormalkan ritme pernapasan serta suhu tubuh agar sama seperti sebelum olahraga.
Membuat otot menjadi lebih rileks. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko cedera, kram kaki, hingga DOMS.
Membuang asam laktat yang telah menumpuk di dalam tubuh.
Mengurangi risiko stres.
Mengembalikan irama detak jantung agar kembali normal.
Mengurangi tekanan pada otot serta sendi tubuh.
Menormalkan suhu tubuh.
Membantu memperbaiki suasana hati dan rasa lelah.
Cara Melakukan Cooling Down
Pada dasarnya, pendinginan dilakukan setelah 3-5 menit melakukan olahraga inti. Di samping itu, pendinginan juga dilakukan selama 5-10 menit. Adapun beberapa cara melakukan cooling down adalah.
Silakan melakukan jogging ringan terlebih dulu selama 3 sampai 5 menit, lalu lanjutkan dengan jalan santai dengan durasi yang sama.
Regangkan tubuh bagian atas dengan mengangkat kedua tangan setinggi mungkin sampai tulang belakang lurus.
Setelah itu, putar telapak tangan agar saling berhadapan dan regangkan ke atas serta ke belakang.
Duduklah dengan kaki lurus ke arah depan, kemudian tekuk tubuh ke depan dan luruskan tangan. Tahan posisi tersebut selama kurang lebih 1 menit.
Selanjutnya, silakan berbaring telentang dengan posisi kedua kaki lurus. Tarik salah satu kaki ke arah dada dan tahan posisi tersebut selama 1 menit. Berikutnya, tahan kaki di dada dengan memeluk lutut dan lakukan bergantian pada kedua kaki kurang lebih sebanyak 2-3 kali.
Selanjutnya, posisikan tubuh agar seperti merangkak dengan tumpuan lutut serta telapak tangan.
Lalu, perlahan-lahan, gerakkan kaki sampai telapak kaki mampu menyentuh lantai dengan bokong menyentuh tumit serta dahi menyentuh lantai. Tahan posisi tersebut selama kurang lebih 1-3 menit.
Dari posisi berdiri, tekuk lutut ke arah belakang sampai tumit bisa menyentuh bokong. Setelah itu, pegang pergelangan kaki menggunakan satu atau dua tangan. Tahanlah posisi tersebut selama 30 detik dan ulangi pada kaki yang lainnya sebanyak 2-3 kali.
Demikian sederet informasi mengenai apa itu cooling down, tujuan, dan cara melakukannya. [ENF]
