Pengertian Tanaman C3, C4, dan CAM beserta Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman C3, C4, dan CAM mempunyai pengertian berbeda yang harus dipahami. Dikutip dari buku Cekaman Air dan Kehidupan Tanaman, berdasarkan respons terhadap pencahayaan matahari dalam proses fiksasi karbon, tumbuhan dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu tanaman C3, C4, dan CAM.
Lantas apa perbedaan dari tanaman C3, C4, dan CAM itu sendiri?
Pengertian Tanaman C3, C4, dan CAM beserta Ciri-cirinya
Berikut ini pengertian tanaman C3, C4, dan CAM beserta ciri-cirinya:
1. Tanaman C3
Tanaman C3 merupakan tanaman dengan proses fotosintesis paling sederhana dan paling banyak ditemukan dunia, yaitu dengan jumlah mencapai 85%. Tanaman C3 dikategorikan sebagai tanaman yang berfiksasi CO2 dengan bantuan dari enzim rubisco.
Contoh dari tanaman C3, padi, mangga, kedelai, dan gandum. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut:
Sel seludang mempunyai ukuran kecil daripada tanaman C4 maupun CAM
CO2 difiksasi oleh rubisco siklus Calvin dalam mesofil
Daya ikat lebih rendah
Penyesuaian dalam keadaan panas dan lembap lebih kuat
Laju fotosintesis cenderung rendah karena tanaman tidak memakai banyak energi
2. Tanamna C4
Tanaman C4 merupakan jenis tanaman dengan lintasan C4 sebagai proses fotosintesisnya. Karena itulah daun tanaman C4 sebagian besar terbentuk dari anatomi cranz. Adapun ciri dari daunnya terdapat dua jenis kloroplas dimorfik pada sel mesofil.
Contoh dari tanaman C4 yakni tebu, jagung, dan sorgum. Adapun ciri-ciri dari tanaman C4 adalah:
Mempunyai kloroplas dalam seludang pembuluh
CO2 difiksasi PEP untuk membentuk asam berantai
Mempunyai Rubisco 10%
Bisa beradaptasi pada tempat kering, panas, dan lembap
Laju fotosintesis tinggi
Tidak terdapat fotorespirasi
3. Tanaman CAM
Tanaman CAM erupakan tanaman dengan proses fotosintesis memakai sitem lintasan CAM, Crassulacean Acid Metabolism. Fungsi sistem ini adalah untuk memperkecil peluang fotorespirasi dalam proses fotosintesis.
Adapun ciri-cirinya yakni:
Tidak terdapat lapisan sel pelisade yang berkembang sempurna
Sebagian besar hasil fotosintesis daun atau batang adalah bunga karang
Selubung kertas kurang jelas
Sel mempunyai vakuola cukup besar daripada sitoplasma
Terdapat sel bundle sheat
Itulah sekilas pembahasan mengenai pengertian tanaman C3, C4, dan CAM.(LAU)
