Pengertian Tetelo pada Ayam dan Gejalanya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tetelo adalah penyakit menular yang terjadi pada ternak. Penyebaran penyakit satu ini sangat cepat.
Dikutip dari buku Meningkatkan Produktivitas Ayam Arab Petelur, tetelo atau new castle disease merupakan penyakit yang sangat ganas dan dapat menyerang ayam pada semua tingkatan umur.
Penyakit tetelo pada ayam dapat berdampak pada menurunnya hasil panen. Maka dari itu, peternak wajib memahami penyakit satu ini.
Pengertian Tetelo pada Ayam
New castle disease atau tetelo merupakan penyakit yang sangat cepat menular di antara ternak. Umumnya, ayam yang terpapar tetelo akan menunjukkan berbagai gejala klinis seperti gangguan pencernaan, saraf, gangguan pernafasan, sampai tingginya angka kematian.
Penyakit tetelo disebabkan paparan virus ND yang disebut galur virulen dari Avian Paramyxovirus type-1 (APMV-1) yang termasuk dalam genus Avulavirus, subfamili Paramyxoviridae, dan famili Paramyxoviridae.
Tetelo sangat sering menyebabkan dampak buruk secara masif dan rentan menyerang berbagai jenis unggas. Baik ayam, kalkun, itik, dan yang lainnya. Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan tetelo, antara lain kebersihan kandang, sirkulasi udara, dan pencahayaan matahari.
Gejala Tetelo pada Ayam
Adapun gejala umum dari tetelo adalah ayam terlihat lesu, pucat, warna kotoran kebiruan, dan posisi kepala tidak menentu. Selain itu, terdapat pula gejala lainnya sebagai berikut:
Adanya gangguan pada trakea
Terganggunya pernapasan ayam seperti bersin-bersin, batuk, napas tersendat, sampai ngorok
Ayam terlihat kurang bertenaga
Penurunan nafsu makan
Jika terjadi pada ayam betina, maka produksi telur akan menurun secara signifikan
Kotoran ayam berwarna hijau dan lebih encer
Kornea mata ayam terkesan keruh dengan jengger menjadi warna biru
Posisi sayap ayam sedikit menurun
Apabila kondisi ayam sudah parah, maka dapat terjadi kelumpuhan saraf yang menyebabkan kejang-kejang serta leher terpuntir ke bawah
Kondisi ayam yang sudah parah dapat menyebabkan resiko kematian yang besar. Jika terus dibiarkan dan menular pada ayam lainnya, maka kematian ternak akan terjadi sampai 100%.
Itulah sekilas pembahasan mengenai tetelo pada ayam beserta gejalanya.(LAU)
