Konten dari Pengguna

Penyebab Beras Menggumpal dan Cara Mengatasinya dengan Benar

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyebab Beras Menggumpal, Foto: Pixabay/moritz320
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyebab Beras Menggumpal, Foto: Pixabay/moritz320

Beras menjadi bahan pokok masyarakat Indonesia. Entah saat membelinya, atau menyimpannya terlalu lama, terkadang masalah beras menggumpal sering ditemui. Untuk itu, ketahuilah penyebab beras menggumpal dan cara mengatasinya.

Mengutip dari situs fahum.umsu.ac.id, beras sudah sejak lama dikenal sebagai makanan pokok, tetapi ternyata fungsinya tidak hanya sebatas itu.

Dalam bidang kecantikan, beras juga memainkan peranan penting. Kandungan nutrisi dan senyawa alaminya menjadikannya bahan yang bermanfaat untuk berbagai perawatan kulit dan rambut.

Penyebab Beras Menggumpal

Ilustrasi Penyebab Beras Menggumpal, Foto: Pixabay/congerdesign

Penyebab beras menggumpal yang paling utama adalah penyimpanannya yang tidak tepat. Beras perlu disimpan di tempat yang sesuai. Selain menggumpal, penyimpanan yang tidak tepat dapat mendatangkan kutu beras.

Dikutip dari Karakteristik Kimia dan Fisik Beras Terserang Kutu (Sitophyllus oryzae. sp), oleh Rani Juniarti et al, (2022), dalam situs ojs.unida.ac.id, beras selama penyimpanan jangka waktu yang lama akan mengalami penurunan mutu baik secara kimia maupun fisik.

Penyimpanan beras pada suhu ruang dan tingkat kelembaban yang tidak ideal dapat memicu serangan kutu.

Selain itu, semakin banyak tumpukan beras atau beras yang menggumpal tersebut, maka akan semakin tinggi pula kemungkinan meningkatnya populasi kutu beras.

Mengutip dari situs bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id, penyimpanan beras di kalangan petani umumnya menggunakan lumbung yang bersih.

Beras disimpan dalam bentuk curah atau dikemas dalam karung goni yang bersih, kuat, tidak robek, serta bebas dari hama. Munculnya kutu beras menjadi tanda bahwa beras mengalami kerusakan akibat penyimpanan yang terlalu lama.

Langkah awal untuk mencegah kutu beras dalam beras menggumpal tersebut adalah dengan menyimpannya dalam wadah yang tertutup rapat.

Menjaga wadah tetap tertutup membantu mempertahankan kualitas beras dan mencegah serangan kutu. Pastikan penutup wadah dalam kondisi baik, tidak longgar atau bocor.

Meskipun terlihat sepele, membiarkan beras terbuka semalaman bisa menyebabkan penurunan kualitasnya.

Kelembaban dan suhu tinggi, serta kontaminasi hama seperti kutu beras, dapat menyebabkan beras menggumpal, berjamur, atau berbau apek.

Hindari menyimpan beras di tempat yang lembap, gelap, dan panas. Pastikan juga kadar air beras sesuai standar sebelum disimpan. Tak kalah penting, bersihkan wadah beras secara berkala dan keringkan dengan baik.

Demikianlah penjelasan mengenai penyebab beras menggumpal dan cara mengatasinya dengan benar. Perhatikan kualitas beras sebelum membeli dan simpan. (IF)

Baca juga: 3 Rekomendasi Beras Pandan Wangi yang Pulen dan Enak