Penyebab Bibit Sawit Mati Pucuk dan Cara Mengendalikannya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada tanaman kelapa sawit terdapat beberapa jenis penyakit yang tidak bisa dianggap remeh, salah satunya adalah penyakit mati pucuk. Apa saja penyebab bibit sawit mati pucuk?
Gejala penyakit busuk pucuk pada tanaman kelapa sawit di antaranya daun tombak terkulai, daun tombak berubah warna menjadi kuning lalu kuning kecoklatan, serta daun tombak patah dan terlepas dari tanaman.
Daun-daun di bawah daun tombak juga ikut terpengaruh. Jika tanaman ditebang dan bagian pucuknya dibuka, akan terlihat jaringan berbercak coklat yang lembek dan berbau busuk.
Penyebab Bibit Sawit Mati Pucuk
Bibit kelapa sawit bisa mati pucuk akibat penyakit busuk pucuk, yang disebabkan oleh cendawan dan bakteri. Dikutip dari laman disbun.jabarprov.go.id, penyakit busuk pucuk kelapa disebabkan oleh jamur Phytophthora palmivora.
Jamur ini bertahan pada jaringan sakit atau hidup sebagai saprofit pada tanah. Penularan penyakit melalui spora dari tanaman sakit dengan perantaraan air hujan, angin, atau serangga, khususnya kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros).
Selain menyerang kelapa, jamur tersebut dapat juga menyerang tanaman karet, kakao, lada, kina, jeruk dan pepaya.
Cara Mengatasi Sawit Mati Pucuk
Mengutip dari laman sawitindonesia.com, untuk mengatasi penyakit busuk pucuk pada bibit sawit, petani dapat melakukan beberapa cara berikut:
Mencampur fungisida dan bakterisida (antibiotik).
Memberikan ekstra pupuk N dan Mg sebesar 25% untuk tanaman yang baru pulih.
Mengendalikan kumbang moncong (Rhynchoporus sp) secara manual atau kimiawi.
Memotong seluruh jaringan yang sakit, yaitu jaringan yang berada agak di bawah bagian yang terinfeksi.
Mengoleskan fungisida sistemik binomil dengan dosis 5 gram per pohon pada bagian yang telah dipotong.
Cara Mencegah Sawit Mati Pucuk
Selain cara mengatasinya, petani perlu mengetahui cara untuk mencegah penyakit pada tanaman kelapa sawit ini. Sebagai langkah untuk pencegah, petani dapat melakukan beberapa hal berikut:
Menggunakan benih yang bebas dari penyakit
Melakukan rotasi tanaman untuk mengurangi risiko infeksi
Melakukan pemantauan rutin terhadap kondisi tanaman untuk mendeteksi gejala penyakit sejak dini
Menggunakan bibit yang sehat dan berkualitas dan jelas asal – usulnya
Menggunakan bibit bersertifikat yang sudah terbukti kualitasnya
Menyingkirkan tanaman-tanaman yang memiliki gen panyakit tajuk
Demikian cara mengatasi dan penyebab bibit sawit mati pucuk. Lakukan tindakan segera jika tanaman ini menunjukkan tanda-tanda terkena penyakit. (Pau)
Baca juga: 5 Penyebab Bibit Sawit Menguning dan Cara Mengatasinya
