Konten dari Pengguna

Penyebab Burung Dara Kembung yang Sering Diabaikan Pemiliknya

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penyebab burung dara kembung, sumber foto: Genaro Servín by pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab burung dara kembung, sumber foto: Genaro Servín by pexels.com

Burung dara merupakan salah satu burung peliharaan yang sering mengikuti lomba bergengsi, sayangnya burung ini mudah kembung tiba-tiba. Penyebab burung dara kembung adalah memakan makanan yang banyak mengandung jamur.

Secara umum, burung dara adalah burung berbadan gempal dengan leher pendek serta paruh ramping pendek. Jika burung ini sudah kembung, harus segera diatasi agar tetap aktif bergerak dan kembali sehat.

Dikutip dari buku Cara Memelihara dan Melatih Merpati Balap karya Suparman, berikut beberapa penyebab yang sering dialami burung dara kembung.

Penyebab Burung Dara Kembung

Ilustrasi penyebab burung dara kembung, sumber foto: Castorly Stock by pexels.com

Burung dara adalah hewan peliharaan terpopuler bertubuh kekar yang bisa ditemukan di seluruh penjuru dunia. Sebenarnya, burung dara akan tumbuh lebih baik di alam liar karena bisa memakan makanan dari habitat aslinya.

Namun, burung dara tetap bisa tumbuh baik jika dijadikan hewan peliharaan dengan perawatan maksimal. Salah satunya, yaitu dengan memastikan burung dara tidak mudah kembung. Berikut beberapa penyebab burung dara kembung.

1. Memakan Pakan yang Banyak Mengandung Jamur

Pakan yang kurang higienis dan cenderung mengandung jamur, bakteri, dan virus menjadi penyebab burung dara kembung. Biasanya, jamur akan mulai tumbuh pada pakan yang disimpan terlalu lama dalam wadah tertutup dan kotor.

Makanan yang berjamur terlalu lama tetap bisa diberikan pada burung dara, tetapi harus dicuci hingga bersih dan dijemur terlebih dahulu. Selain itu, wadah pakan juga harus bersih dan kering agar tidak menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

2. Sakit Pencernaan

Sakit pencernaan bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk dari gaya hidupnya. Kondisi seperti ini bisa memicu perut kembung pada burung dara, apalagi jika sebelumnya belum terisi makanan.

Jika kondisi ini belum kunjung sembuh, segera berikan penangan yang cepat untuk mencegah kemungkinan terburuk. Penanganannya dengan menguras tembolok sampai semua racun keluar dari tubuh burung dara.

3. Kondisi Lingkungan Tempat Tinggal

Ketika musim hujan, hindari meletakkan burung dara di luar ruangan tanpa lapisan yang bisa menghangatkan. Hal tersebut bisa membuat tembolok burung dara kembung karena cuaca yang dingin tanpa perlindungan apa pun.

Penyebab burung dara kembung sangat beragam dan sudah seharusnya diketahui para pemilik. Jika sudah mengetahui penyebabnya, bisa melakukan pencegahan dan penanganan yang tepat.(DSI)