Konten dari Pengguna

Penyebab dan Cara Mengatasi Nafas Kucing Cepat

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi nafas kucing cepat. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi nafas kucing cepat. Sumber foto: Unsplash

Setiap pemilik kucing pasti pernah memergoki hewan peliharaanya bernafas secara cepat, sehingga sering mencari tahu cara mengatasi nafas kucing yang cepat dan berbunyi.

Kondisi ini cukup berbahaya karena dapat menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh kucing sedang menurun.

Cara Mengatasi Nafas Kucing yang Cepat

Ilustrasi nafas kucing cepat. Sumber foto: Unsplash

Saat memelihara seekor kucing, pemilik pasti pernah menemukan beberapa masalah kesehatan pada mereka, salah satunya adalah nafas kucing yang terdengar cepat dan berbunyi aneh.

Dilansir dari situs Ygnacio Animal Hospital, tingkat pernapasan yang sehat untuk kucing biasanya 20 hingga 30 kali per menit. Jika lebih dari itu, maka bisa jadi kucing mengalami takipnea.

Tapkinea sendiri adalah kondisi di mana kucing bernafas sangat cepat. Umumnya hal ini disebabkan oleh beberapa hal, seperti stres, syok, alergi, tersedak, asma, rasa sakit, anemia, hingga gagal jantung.

Namun, hal ini juga bisa tidak berbahaya tergantung dengan situasinya. Nafas kucing yang cepat dan tidak memiliki potensi berbahaya sendiri dapat diatasi dengan beberapa cara. Berikut uraiannya.

1. Menjaga Berat Badan Kucing

Salah satu penyebab kucing bernafas cepat adalah kelebihan berat badan. Di mana hal ini akan sangat berbahaya untuk kesehatan dan keberlangsungan hidup kucing.

Agar berat badan kucing tetap terjaga, cobalah untuk memberikan porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan harian kucing, agar mencegah terjadinya obesitas.

2. Menggendong Kucing

Jika alasan kucing bernafas cepat adalah stres dan tekanan emosional, maka cara untuk mencegahnya adalah menggendong kucing. Pasalnya dengan dekapan, kucing akan merasa lebih tenang.

Memeluk kucing juga dapat mengurangi syok atau trauma yang dialami, sehingga membuatnya lebih jinak.

3. Memberi Makanan Kesukaan

Alasan kucing bernafas cepat selanjutnya adalah rasa cemas dan takut yang timbul akibat dikejar hewan lain. Untuk mengatasinya, pemilik bisa memberikan makanan kesukaan mereka. Dengan adanya makanan, kucing akan merasa lebih tenang.

4. Pindahkan Lokasi Kandang

Salah satu alasan kucing bernafas cepat juga bisa disebabkan oleh ketakutan akan keramaian. Untuk menghindari hal ini, pemilik dapat memindahkan lokasi kandang ke tempat yang lebih sunyi dan tenang.

5. Bawa ke Dokter Hewan

Cara terakhir untuk mengatasi nafas kucing yang cepat dan tidak kunjung sembuh adalah membawanya ke dokter hewan. Dengan bantuan profesional, keselamatan kucing dapat terjamin. (RN)