Penyebab Penyakit Mosaik pada Tanaman Cabai beserta Cara Membasminya

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
11 Juli 2024 23:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi penyebab penyakit mosaik pada tanaman cabai. Sumber: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penyebab penyakit mosaik pada tanaman cabai. Sumber: pixabay
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Penyakit mosaik menjadi salah satu penyebab menurunnya produksi cabai karena serangan penyakit yang dapat menyerang hampir seluruh bagian dari tanaman cabai. Penyebab penyakit mosaik pada tanaman cabai yaitu terinfeksi virus dan terdapat kutu daun.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari buku Pengelolaan Penyakit Tumbuhan Terpadu (Integrated Plant Disease Management) karya Abdul Latief Abadi, virus mosaik pada umumnya ditularkan lewat biji atau permukaan tanah lalu disebarkan serangga kutu daun yang menjadi penghisap getah pada tanaman.
Gejala penyakit mosaik pada tanaman cabai dimulai dari bagian daunnya yang mulai terlihat belang-belang dengan warna hijau kekuningan yang tidak beraturan pada permukaan daun. Bagian yang berwarna lebih muda tidak mampu berkembang secepat bagian yang lebih hijau sehingga daun menjadi terpuntir karena berkerut.

Penyebab Penyakit Mosaik pada Tanaman Cabai beserta Cara Membasminya

Ilustrasi penyebab penyakit mosaik pada tanaman cabai. Sumber: pixabay
Kutu daun menjadi salah satu hama penyebab utama penyakit mosaik pada tanaman cabai karena menjadi media perantara virus pembawa penyakit mosaik pada tanaman cabai. Hama kutu daun menyebabkan kerusakan pada tanaman cabai diawali dengan menusuk jaringan dan menghisap cairan sel daun.
ADVERTISEMENT
Penghisapan sel daun yang dilakukan oleh hama kutu daun mengakibatkan daun pada tanaman cabai menjadi tumbuh dengan cara yang tidak normal dan pada bagian daun yang terserang hama kutu daun akan menjadi rapuh.
Kutu daun yang telah menyebar luas menjadi media perantara terbaik dalam penyebaran penyakit mosaik pada tanaman cabai yang menyebabkan kegagalan panen cabai dalam pertanian berskala luas.
Virus penyakit mosaik juga mampu menyebar lewat kontak tanaman lain yang telah terinfeksi sebelumnya. Cara ini biasanya terjadi pada saat cuaca sedang panas dan kering.
Cara membasmi penyakit mosaik pada tanaman cabai yaitu dengan cara memangkas bagian tanaman cabai yang terlihat sudah mengalami tanda terinfeksi. Cara ini dilakukan dengan cara membakarnya sesegera mungkin.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, para petani tanaman cabai perlu menghindari untuk menyentuh tanaman. Hal ini dilakukan dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah menanam dan merawat tanaman cabai.
Perlu diketahui, tangan manusia juga dapat menjadi perantara penyakit mosaik selain kutu daun dari satu tanaman ke tanaman yang lainnya.
Merokok di kebun juga merupakan aktivitas yang perlu ditinggalkan karena berisiko menghantarkan virus mosaik tembakau ke dalam tanah tempat ditanamnya tanaman cabai.
Demikian penjelasan mengenai penyebab penyakit mosaik pada tanaman cabai beserta cara membasminya. (ARH)