Penyebab Pupuk Menggumpal dan Cara Mengatasinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memberikan pupuk merupakan salah satu cara terbaik untuk membuat tanaman semakin subur.
Namun, ada kalanya pupuk yang digunakan justru menjadi menggumpal karena beberapa faktor. Lantas apa penyebab pupuk menggumpal dan bagaimana cara mengatasinya? Penjelasan lebih lanjut, simak uraian berikut.
Penyebab Pupuk Menggumpal
Pupuk yang menggumpal bisa menandakan bahwa pupuk tersebut mengalami cacat produksi.
Ir. Novizan dalam buku berjudul Petujuk Pemupukan yang Efektif (edisi. Revisi) menjelaskan bahwa penyimpanan pupuk yang salah bisa mengakibatkan pupuk menggumpal.
Selain itu, ada beberapa penyebab pupuk menggumpal lain yang perlu diwaspadai, yakni:
Pupuk mengalami masalah saat proses produksi.
Pupuk disusun atau ditumpuk terlalu tinggi.
Pupuk terlalu lama disimpan dalam gudang penyimpanan.
Suhu udara dalam gudang penyimpanan terlalu tinggi.
Jahitan karung pupuk tidak kuat.
Pupuk menggumpal akan mendapatkan bobot nilai rendah. Hal ini terjadi karena pupuk yang menggumpal menyebabkan kegagalan yang tidak sesuai ukuran yang ditentukan.
Biasanya perusahaan akan memberikan bobot nilai untuk pupuk menggumpal dalam beberapa hal berikut.
1. Severity
Nilai yang diberikan akibat yang ditimbulkan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk. Produk tersebut mengalami kegagalan, namun tetap dijual sehingga mengakibatkan harga menurun dan status produk gagal.
2. Occurrence
Nilai yang diberikan untuk frekuensi cacat menggumpal. Di mana jumlah menggumpal yang ditoleransi perusahaan adalah 50 ton.
3. Detection
Nilai yang diberikan berdasarkan fakta di lapangan, di mana metode pencegahan yang dilakukan belum bisa menekan produk menggumpal atau produk gagal.
Cara Mengatasi Pupuk Menggumpal
Untuk mengatasi pupuk menggumpal, ada beberapa cara yang bisa diterapkan, antara lain:
Jangan menyimpan pupuk pada suhu yang rendah. Perhatikan masa penyimpanan pupuk dan sebaiknya jangan disimpan terlalu lama.
Simpan pupuk di lokasi yang teduh dan terhindari dari terik matahari langsung.
Memperhatikan karung pupuk tersebut, jika karung bubuk masih terasa longgar segera perbaiki kondisi karung agar tidak terlalu longgar.
Menjaga sirkulasi udara dengan menyediakan ventilasi. Dengan ini udara dalam ruang penyimpanan pupuk bisa berganti secara rutin.
Menjaga kepadatan pupuk dan jangan menyusun pupuk terlalu tinggi. Kerapatan yang terlalu rapat menjadikan sirkulasi udara tidak dapat berjalan dengan baik.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pupuk yang menggumpal merupakan ciri-ciri pupuk mengalami masalah.
Menggumpalnya pupuk bisa terjadi akibat salah produksi hingga penyimpanan yang membuat pupuk menjadi menggumpal lebih cepat.
Pemilik harus melakukan penyimpanan dengan tepat agar pupuk tidak mengalami penggumpalan. Perusahaan juga harus melakukan produksi pupuk dengan baik agar hasil pupuk berkualitas.
Demikian pembahasan mengenai penyebab pupuk menggumpal dan cara mengatasinya. (eK)
