Konten dari Pengguna

Peran Indonesia dalam Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peran Indonesia dalam Perang Dingin. Sumber foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peran Indonesia dalam Perang Dingin. Sumber foto: Unsplash

Peran Indonesia dalam Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur ternyata cukup berpengaruh pada masa itu. Pasalnya, negara Indonesia berhasil menjadi tuan rumah Konferensi Asia Afrika.

Tidak hanya itu, masih ada beberapa peran Indonesia dalam Perang Dingin yang sangat membantu. Penasaran? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Peran Indonesia dalam Perang Dingin

Ilustrasi peran Indonesia dalam Perang Dingin. Sumber foto: Unsplash

Perang Dingin yang terjadi setelah Perang Dunia II berakhir berlangsung sejak tahun 1947. Di mana perang ini terjadi akibat persaingan ideologi antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Saat Perang Dingin terjadi, Indonesia pun berusaha bersikap netral atau tidak berada di kubu manapun. Walau begitu, negara ini tetap turut memiliki peran penting di segala aspek.

Akibat dari gagasan yang diberikan, perkembangan ekonomi, politik, hubungan internasional, dan keseimbangan Indonesia pun terjaga. Berikut ini penjelasan mengenai peran Indonesia.

1. Mencetus Gerakan Non-Blok

Setelah Perang Dunia II berakhir, AS dan Uni Soviet mengalami Perang Dingin di mana hal ini terjadi akibat perbedaan ideologi. Target dari perang ini sendiri adalah negara berkembang, seperti India dan Indonesia.

Akhirnya, kondisi ini membuat PM India, Jawaharlal Nehru, dan para pemimpin lainnya, termasuk Indonesia, mencetus Gerakan Non Blok. Organisasi ini terdiri dari 120 negara yang menegaskan bahwa mereka tidak beraliansi pada negara manapun, baik AS maupun Uni Soviet.

2. Tuan Rumah KAA

Salah satu upaya untuk menahan Perang Dingin antara AS dan Uni Soviet, akhirnya Indonesia menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika yang dilakukan untuk membendung pengaruh Blok Barat dan Timur.

KAA sendiri pertama kali digelar di Bandung pada 18-24 April 1955 dan dihadiri oleh 29 pemimpin dari Asia dan Afrika.

3. Pendiri ASEAN

Peran Indonesia pada Perang Dingin selanjutnya adalah menjadi pendiri ASEAN, yakni organisasi khusus Asia Tenggara. Organisasi yang dibentuk pada 8 Agustus 1967 ini didirikan oleh 10 negara.

4. Aktif Organisasi Internasional

Walaupun Perang Dingin sedang terjadi, Indonesia tetap aktif dalam organisasi internasional, seperti PBB. Bahkan, negara ini turut ikut menjaga perdamaian yang dicetuskan oleh PBB.

Demikian penjelasan mengenai peran Indonesia dalam Perang Dingin. Walaupun baru saja merdeka, Indonesia tetap aktif untuk menjaga perdamaian yang ada.