Konten dari Pengguna

Perawatan burung Pelatuk Beras yang Harus Dipahami

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perawatan burung Pelatuk Beras. Sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perawatan burung Pelatuk Beras. Sumber: Unsplash

Perawatan burung pelatuk beras harus dilakukan dengan baik supaya hewan peliharaan tumbuh dengan baik.

Dikutip dari buku Dunia Burung dan Serangga, burung adalah kelompok hewan bertulang belakang. Terdapat lebih dari 8.300 spesies burung di dunia dan terbagi lagi menjadi beberapa subspesies.

Dari berbagai jenis burung, burung pelatuk beras menjadi salah satu jenis yang banyak dipelihara karena suaranya. Lantas, bagaimana cara merawatnya?

Perawatan burung Pelatuk Beras yang Harus Dipahami

Ilustrasi Perawatan burung Pelatuk Beras. Sumber: Unsplash

Berikut ini perawatan burung pelatuk beras yang harus dilakukan dengan benar:

1. Pengembunan

Burung pelatuk beras sebaiknya diembunkan setiap pukul 5 pagi supaya mendapat udara segar. Pagi hari juga menjadi suasana yang paling disukai burung-burung liar karena mereka bisa saling berkicau.

Rutinitas pengembunan harus dilakukan secara rutin. Selain melatih suara burung pelatuk beras agar menjadi semakin menarik, pagi hari juga akan mendukung kesehatan burung baik dari segi fisik maupun psikologis.

2. Mandi

Pemilik pelatuk beras harus paham bahwa burung satu in tidak perlu dimandikan setiap hari, namun cukup satu minggu sekali saja. Caranya juga harus benar, yaitu disemprot halus dengan menggunakan sprayer.

Setelah memandikan, pemilik dapat memberi jangkrik sebanyak 5 ekor dan diangin-anginkan. Tujuannya adalah untuk mengeringkan bulu pelatuk beras. Setelah bulu burung kering, pemilik bisa menjemurnya.

3. Peletakkan Kandang

Setiap harinya, pemilik dapat menjemur burung pelatuk beras selama 1 sampai 2 jam apabila cuaca cerah. Tujuannya adalah supaya burung tetap aktif dan sehat. Seusai dijemur, burung pelatuk beras diletakkan di tempat yang teduh.

Selain itu, pemilik bisa memberi vitamin khusus yang diteteskan di air minum supaya kicaunya semakin menarik. Pemberian vitamin tambahan cukup dilakukan satu minggu sekali untuk menjaga fisik buurng tetap fit dan tidak mudah sakit.

4. Pakan Ekstra

Pemilik dapat memberi pakan harian burung pelatuk beras dengan voer. Sedangkan, pakan ekstra adalah ulat hingkong, ulat kandang, dan jangkrik. Burung satu ini dapat diberikan voer halus maupun kasar sesuai kebiasaanya.

Pakan ekstra burung pelatuk beras dapat diberi jangkrik sebanyak 5 ekor pada pagi atau sore hari, 10 ulat hongkong di pagi atau sore. Apabila tidak ada ulat hongkong, bisa diganti dengan ulat kandang 1 sendor makan pada pagi atau sore hari.

Itulah sekilas pembahasan mengenai perawatan burung pelatuk beras.(LAU)