Konten dari Pengguna

Perawatan Opior Jambul yang Tepat agar Cepat Berbunyi

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perawatan opior jambul. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perawatan opior jambul. Foto: Pixabay

Perawatan opior jambul yang baik penting dilakukan supaya ia cepat berbunyi. Langkah perawatan burung tersebut meliputi pemberian makanan, pembersihan tubuh, sampai penempatan kandang.

 Ilustrasi perawatan opior jambul. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perawatan opior jambul. Foto: Pixabay

Perlu diketahui bahwa burung opior jambul berasal dari dari keluarga Zosteropidae. Ukurannya relatif kecil dengan suara kicau yang merdu. Burung ini mendiami wilayah pegunungan atau perbukitan berketinggian antara 300-1400 mdpl.

Mari simak ulasan lengkap tentang perawatan opior jambul supaya menghasilkan burung berkualitas baik.

Ketahui Berbagai Perawatan Opior Jambul yang Tepat

Panjang tubuh opior jambul hanya sekitar 12 cm dengan mata hitam kecokelatan dan dominasi warna cokelat tua pada mahkota, punggung, ekor, serta sayap. Pada bagian kepalanya terlihat bulu-bulu putih yang sering berdiri atau disebut jambul.

Sementara itu, bagian belakang matanya mempunyai garis putih cukup tebal, tetapi tak terlalu panjang. Paruhnya hitam agak tebal. Sementara bulu dada, leher, perut, hingga tungging berwarna putih kekuningan.

Perawatan yang baik berpengaruh terhadap kesehatan serta kualitas burung kicau. Termasuk juga opior jambul. Rutin melatih burung membuatnya memiliki suara merdu sesuai harapan pemilik. Demikian ulasan dalam Buku Pintar Merawat dan Melatih Burung Kicauan oleh Anang Dewanto dan Maloedyn S.

Inilah beberapa langkah perawatan opior jambul yang harus dilakukan oleh pemilik.

1. Pembersihan Tubuh

Pembersihan tubuh opior jambul bisa dilakukan dengan memandikan burung. Caranya dengan menyemprot seluruh tubuh opior jambul hingga benar-benar basah. Tak lupa berikan makanan seperti ulat hongkong maupun jangkrik langsung dari tangan.

Tujuannya agar burung cepat jinak dan mengenali pemiliknya. Selanjutnya, keringkan bulu burung dengan cara dianginkan. Terakhir yaitu menjemur burung sekitar satu jam atau hingga burung tampak gelisah.

2. Penempatan Kandang

Pada tahap awal, tempatkan kandang pada cantolan yang tinggi dan sepi. Biarkan selama beberapa hari sampai burung beradaptasi. Kemudian barulah taruh di lingkungan ramai. Tujuannya supaya burung tidak ketakutan dan terbiasa berada pada situasi riuh.

3. Pemberian Makanan

Sebelum memberikan voer pada opior jambul, awali lebih dulu dengan pakan alami seperti buah-buahan. Berikutnya baru mencoba menaburi buah dengan voer untuk mengenalkan rasa pada opior jambul.

Apabila sudah yakin jika burung tersebut dapat memakan voer polos, baru siapkan voer murni dan air minum dalam wadah. Hindari menyediakan buah dari pagi sampai siang. Cukup memberi jangkrik kecil sebanyak tiga ekor pada pagi hari.

4. Memastikan Kebersihan Kandang

Kotoran burung yang menumpuk bisa menjadi sumber penyakit bagi burung opior jambul. Oleh sebab itu, penting melakukan pembersihan kandang setidaknya tiga hari sekali.

Demikian langkah perawatan opior jambul yang tepat. Pemilik dapat melakukannya agar kesehatan burung tetap prima. (DN)