Perbedaan Jengger Ayam Jantan dan Betina yang Wajib Diketahui Pemilik

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peternak ayam wajib mengetahui perbedaan ayam jantan dan betina. Untuk membedakan ayam jantan dan betina, salah satunya bisa dilihat dari jengger ayam. Lantas, apa perbedaan jengger ayam jantan dan betina?
Ketahui perbedaan jengger ayam jantan dan betina dalam pembahasan berikut.
Perbedaan Jengger Ayam Jantan dan Betina
Dr. Rahmat Rukmana dan Herdi Yudirachman, M.T. dalam buku berjudul Wirausaha Ayam Lokal: Pedaging, Petelur, dan Hias menjelaskan bahwa ayam mempunyai salah satu bagian tubuh yang unik, yaitu jengger.
Jengger ayam adalah pertumbuhan balung berdaging di bagian atas kepala. Ayam jantan dan betina biasanya mempunyai jengger, namun jengger ayam jantan dan betina sangat berbeda. Ini perbedaannya, yaitu:
1. Dari Segi Bentuknya
Ayam jantan mempunyai jengger mirip tanduk atau mirip huruf V, bentuk gerigi rata dengan warnanya merah cerah. Pada belakang jengger, ada jambul atau bulu mahkota yang panjang, lebat, dan kaku berwarna putih.
Sementara itu, jengger ayam betina tidak kelihatan sebab kepalanya diliputi bulu mahkota berbentuk kribo.
2. Dari Segi Ukurannya
Ayam jantan mempunyai jengger lebih besar dan menonjol daripada ayam betina. Jengger ayam betina terlihat lebih kecil dan rapi. Bahkan, jika tidak diamati sungguh-sungguh, jengger ayam betina seperti tidak ada.
3. Dari segi Fungsinya
Ayam betina mempunyai jengger yang besar dan menonjol sebagai bentuk kewibawaan si ayam jantan. Bukan hanya itu, jengger yang besar fungsinya untuk menarik si betina agar mau kawin dengan si jantan.
Sedangkan, jengger ayam betina yang kecil bertujuan agar tidak cedera ketika bertarung. Namun, secara umum, jengger ayam pada ayam jantan dan betina adalah untuk melindungi tubuh ayam agar tetap dingin.
Mengamati Kesehatan Ayam dari Jenggernya
Jengger ayam jantan dan betina bisa sebagai tanda untuk melihat kesehatan ayam. Jika ayam sehat, jengger dan pialnya akan berwarna cerah dan bebas dari perubahan warna maupun cacat. Sebaliknya, jika jengger dan pialnya ditemukan masalah dan warnanya tidak cerah, kemungkinan ayam terkena penyakit.
Adapun pial adalah cuping merah lembut yang ada di dagu maupun telinga ayam. Pial yang warnanya tidak cerah adalah tanda ayam mengalami masalah, misalnya kulit mengeras, koreng, perubahan warna kebiruan, dan kutil.
Itulah penjelasan tentang perbedaan jengger ayam jantan dan betina yang perlu pemilik ketahui. Semoga bermanfaat. (eK)
