Konten dari Pengguna

Perbedaan Kucing Himalaya dan Kucing Ragdoll yang Wajib Diketahui

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Perbedaan Kucing Himalaya dan Kucing Ragdoll. Sumber foto: unsplash.com/Manja Vitolic
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Perbedaan Kucing Himalaya dan Kucing Ragdoll. Sumber foto: unsplash.com/Manja Vitolic

Kucing himalaya dan kucing ragdoll adalah dua jenis kucing ras yang memiliki bulu panjang dan indah. Meski mirip, ada beberapa perbedaan kucing himalaya dan kucing ragdoll yang wajib diketahui oleh pecinta kucing.

Dua jenis kucing ini menjadi kucing yang memiliki harga tinggi di pasaran. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut.

Perbedaan Kucing Himalaya dan Kucing Ragdoll

Ilustrasi Perbedaan Kucing Himalaya dan Kucing Ragdoll. Sumber foto: unsplash.com/Miron Cristina

Kucing himalaya merupakan salah satu ras kucing hasil persilangan antara kucing persia dengan kucing siam. Persilangan tersebut menghasilkan ras kucing dengan badan yang sama seperti persia tapi warna yang mirip siam.

Dikutip dari buku Majalah Cat And Dog Edisi 20 karya Tim Redaksi, (2020) kucing ragdoll adalah kucing jika digendong seperti boneka, lemas dan tidak melawan layaknya seperti benda mati.

Berikut beberapa perbedaan kucing himalaya dan kucing ragdoll:

1. Asal-usul

Kucing himalaya merupakan hasil persilangan antara kucing persia dan siamese yang pertama kali dikembangkan di Amerika Serikat pada tahun 1930-an.

Sementara itu kucing ragdoll adalah hasil persilangan antara beberapa ras, termasuk angora, persia, dan birma. Persilangan ini dilakukan oleh seorang peternak bernama Ann Baker di California pada tahun 1960-an.

2. Warna dan Corak

Kucing himalaya memiliki warna bulu yang bervariasi, mulai dari seal point, blue point, chocolate point, lilac point, red point, cream point, tortie point, hingga lynx point. Warna bulu kucing ini dipengaruhi oleh suhu tubuh yang ada kaitannya dengan lingkungan.

Kucing ragdoll memiliki warna bulu yang lebih terbatas, yaitu seal point, blue point, chocolate point, lilac point, red point, cream point, serta variasi bicolor dan mitted. Warna bulu kucing ini juga dipengaruhi oleh suhu tubuhnya, tetapi tidak sekuat kucing himalaya.

3. Bulu

Kucing himalaya memiliki bulu panjang dan lebat seperti kucing persia. Karena bulu yang sangat halus, dibutuhkan perawatan rutin setiap hari untuk menjaga kebersihan dan menghindari rontok atau kusut.

Kucing ragdoll memiliki bulu tebal dan lembut seperti sutra. Bulunya tidak setebal kucing himalaya dan tidak mudah rontok atau kusut.

Kucing ragdoll tidak membutuhkan perawatan seintensif kucing himalaya, sehingga cukup disisir dua kali seminggu untuk menjaga bulunya tetap bersih dan sehat.

Baca juga: Kenapa Ekor Kucing Bengkok? Ini 4 Penyebabnya

Itulah tiga perbedaan kucing himalaya dan kucing ragdoll yang wajib diketahui oleh pecinta kucing. (WWN)