Perbedaan Pupuk Organik dan Pupuk Kimia untuk Tanaman

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan pupuk organik dan pupuk kimia untuk tanaman menjadi pengetahuan yang perlu dipahami bagi para pemilik tanaman. Pasalnya, kedua jenis pupuk ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Oleh sebab itu, penting untuk mengenali apa saja perbedaan dari dua jenis pupuk tersebut.
Mengenal Perbedaan Pupuk Organik dan Pupuk Kimia untuk Tanaman
Pemupukan merupakan proses penting untuk meningkatkan produksi tanaman. Secara umum, pupuk dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pupuk organik dan pupuk kimia atau yang juga dikenal sebagai pupuk anorganik atau pupuk buatan.
Mengutip dari dalam buku berjudul Panduan Mengolah & Bisnis Pupuk Kompos Skala Rumahan & Pertanian yang ditulis oleh Muhammad Rinaldi (2021: 8), pupuk terdiri dari 2 macam, yaitu pupuk organik dan pupuk buatan atau yang juga dikenal sebagai pupuk kimia.
Kedua jenis pupuk tersebut mempunyai manfaat untuk tumbuh kembang tanaman. Meski begitu, kedua jenis pupuk tersebut berbeda. Perbedaan dari kedua jenis pupuk tersebut dapat diketahui dari kandungan bahan yang digunakan.
Lebih lengkap, berikut ini adalah perbedaan pupuk organik dan pupuk kimia untuk tanaman.
1. Unsur dan Bahan yang Digunakan
Seperti namanya, pupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan alami seperti tanaman atau bahkan kotoran hewan. Sedangkan pupuk kimia merupakan jenis pupuk yang dibuat dengan menggunakan bahan kimia tambahan.
2. Keamanan bagi Lingkungan dan Ekosistem
Pupuk organik dinilai lebih aman dan dapat menunjang pertumbuhan tanaman dengan jauh lebih maksimal dibandingkan dengan pupuk kimia. Penggunaan pupuk kimia pada tanaman dapat membunuh organisme tanah sehingga berpotensi merusak ekosistem dan lingkungan sekitar.
Selain aman bagi lingkungan dan ekosistem sekitar tanaman, pupuk organik juga dipercaya lebih aman bagi manusia jika dibandingkan dengan pupuk kimia.
3. Kandungan Nutrisi yang Dikandung Pupuk
Jenis pupuk kimia umumnya hanya mengandung beberapa unsur hara dan nutrisi bagi tanaman. Sedangkan pupuk organik memiliki kandungan unsur hara dan nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman dengan jumlah yang lebih banyak.
4. Tingkat Efektivitas
Pupuk organik biasanya bereaksi lebih lama pada tanaman jika dibandingkan dengan pupuk kimia atau pupuk anorganik. Pupuk anorganik memiliki tingkat efektivitas yang lebih tinggi sebab reaksinya lebih cepat jika dibandingkan dengan pupuk organik.
Namun begitu, penggunaan pupuk anorganik dapat merusak kesuburan tanah jika digunakan dalam jangka panjang. Maka dari itu, pupuk organik dapat dijadikan pilihan yang tepat dan aman untuk penggunaan jangka panjang.
Dengan mengetahui perbedaan pupuk organik dan pupuk kimia untuk tanaman, pemilik tanaman dapat mengenal jenis pupuk yang cocok untuk tanaman. (DAP)
