Ragam Jenis Tanah yang Subur untuk Tanaman beserta Ciri-cirinya

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanah merupakan lapisan terluar kulit bumi yang tersusun dari bahan organik serta mineral. Jenis tanah ada beragam, tetapi tidak semuanya cocok untuk bertanam. Sehingga sebelum bercocok tanam perlu tahu jenis tanah yang subur untuk tanaman.
Sebagian tanah justru tak baik bagi pertumbuhan tanaman, seperti tanah kapur yang banyak dijumpai di daerah karst atau tanah sabana yang mempunyai kandungan pasir tinggi sehingga kurang subur.
Lalu seperti apa jenis tanah yang subur untuk tanaman? Berikut ulasannya.
Mengenal Jenis Tanah yang Subur untuk Tanaman serta Ciri-cirinya
Setiap jenis tanah memiliki karakteristik masing-masing. Sebut saja, tanah latosol atau laterit yang cenderung kering dengan tingkat keasaman tinggi, tanah podsolik merah kuning yang kandungan bahan organiknya rendah, atau tanah gleisol dengan tingkat kelembapan tinggi.
Diulas dalam situs faperta.umsu.ac.id, tidak semua tanah dapat digunakan sebagai media tanam. Oleh sebab itu, penting mengetahui karakteristik tanah yang baik untuk tanaman. Hal ini dikarenakan tanaman memerlukan asupan nutrisi yang cukup dari media tanam.
1. Tanah Subur yang Cocok untuk Bertanam
Berikut beragam jenis tanah yang subur untuk tanaman sehingga mampu menunjang pertumbuhannya.
Tanah humus: tanah subur dengan tekstur gembur ini banyak dimanfaatkan dalam bidang pertanian. Tanah ini terbentuk akibat proses pelapukan dedaunan atau bagian tumbuhan lainnya. Tanah humus umumnya berwarna cokelat gelap atau kehitaman.
Tanah aluvial: pembentukan tanah ini terjadi karena adanya proses pengendapan material lumpur serta pasir halus yang terbawa air karena proses erosi. Umumnya aluvial memiliki kandungan mineral cukup tinggi dan bertekstur halus.
Tanah vulkanik: tanah yang terbentuk akibat aktivitas vulkanik atau letusan gunung berapi. Pembentukan tanah vulkanik terjadi selama bertahun-tahun.
Tanah regosol: memiliki tekstur kasar dan terbentuk dari material hasil pelapukan batuan serta pengendapan pasir maupun kerikil.
Tanah alfisol: tanah ini kaya bahan organik. Alvisol biasa dipakai untuk menanam tanaman pangan hingga perkebunan.
Tanah andosol: terbentuk dari material vulkanik seperti lapilli serta abu vulkanik. Tanah ini kaya mineral serta nutrisi yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
2. Ciri-ciri Tanah Subur
Berikut ciri-ciri dari tanah yang subur untuk tanaman:
Mempunyai mineral yang memadai berupa tembaga, besi, kobalt, seng, magnesium, hingga belerang.
Kaya nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan tanaman seperti kalium, fosfor, hingga nitrogen.
Mempunyai sistem drainase yang baik dengan tingkat keasaman yang netral (6-7,5).
Memiliki lapisan humus tebal.
Kaya dengan biota tanah, salah satunya adalah cacing.
Jenis tanah yang subur untuk tanaman serta ciri-cirinya penting diketahui sehingga bisa menentukan media tanam tepat sesuai jenis tanaman. (DN)
