Resiko Memelihara Sugar Glider yang Patut Dipertimbangkan

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebelum memelihara sugar glider, pemilik perlu memahami resiko memelihara sugar glider. Hal ini perlu dilakukan agar pemilik juga bisa mempersiapkan langkah antisipatif.
Memelihara sugar glider memiliki banyak resiko, baik terhadap hewan sendiri maupun terhadap pemilik. Di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai resiko memelihara sugar glider.
Resiko Memelihara Sugar Glider
Dalam buku Budidaya Sugar Glider yang Banyak Diminati karya Budiati, berikut adalah beberapa resiko memelihara sugar glider yang patut dipertimbangkan:
1. Berisik di Malam Hari
Sugar glider adalah hewan yang aktif di malam hari sehingga sering kali justru aktif mengeluarkan suara yang terdengar seperti anjing.
2. Menggigit
Meskipun sugar glider merupakan hewan peliharaan yang jinak, tetapi sugar glider juga bisa menggigit. Hal ini biasanya terjadi pada sugar glider yang baru dipelihara karena hewan tersebut belum familier terhadap pemilik dan lingkungan baru.
3. Mencakar
Sugar glider mungkin bisa mencakar pemiliknya. Jika kukunya panjang, mungkin akan meninggalkan bekas cakaran yang terasa gatal dengan bintik-bintik putih.
Oleh karena itu, disarankan untuk rutin memotong kuku sugar glider agar terhindar dari kemungkinan terluka.
4. Bau
Sugar glider memang memiliki kemampuan untuk membersihkan diri sendiri, tetapi pemilik tetap perlu rutin membersihkan kandang dan juga memandikan sugar glider.
Pasalnya, hewan tersebut sering mengeluarkan bau tidak sedap akibat akumulasi air kencing di tubuh dan kandang.
5. Tingginya Kemungkinan Terserang Penyakit
Sugar glider bisa mengalami sakit yang berbahaya yang mengancam nyawa. Beberapa masalah yang sering terjadi pada sugar glider, yaitu kematian mendadak, obesitas, gagal jantung, dan penurunan kualitas sugar glider.
6. Dapat Menularkan Penyakit Leptospirosis
Sugar glider bisa menularkan penyakit pada pemilik, salah satunya adalah penyakit leptospirosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira.
Bakteri ini dapat ditularkan lewat urine atau darah hewan yang terinfeksi. Gejala yang ditunjukkan pada manusia akan muncul setelah 5-14 hari setelah terinfeksi pertama kali.
Sedangkan, sugar glider yang menderita penyakit leptospirosis akan menunjukkan beberapa tanda, seperti demam, masalah ginjal, juga hati.
Demikian adalah resiko memelihara sugar glider yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk memelihara.
