Konten dari Pengguna

Sejarah Motor Astrea Grand yang Menginspirasi Generasi dari Dulu hingga Sekarang

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Motor Astrea Grand, Foto:Unsplash/Visual Karsa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Motor Astrea Grand, Foto:Unsplash/Visual Karsa

Sejarah motor Astrea Grand tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang dunia otomotif roda dua di Indonesia.

Nama ini begitu melekat dalam benak masyarakat sebagai simbol ketangguhan, efisiensi, dan keandalan. Di tengah gempuran berbagai jenis motor modern saat ini, keberadaan Astrea Grand tetap menyisakan jejak kuat yang sulit dilupakan.

Sejarah Motor Astrea Grand

Ilustrasi Sejarah Motor Astrea Grand, Foto:Unsplash/Yuri Krupenin

Sejarah motor Astrea Grand menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia otomotif roda dua di Indonesia, khususnya pada era 90-an.

Dikutip dari laman p2k.stekom.ac.id, motor bebek ini pertama kali diperkenalkan oleh Federal Motor, agen pemegang merek Honda saat itu, pada tahun 1991 sebagai kelanjutan dari kesuksesan Astrea Prima.

Sejak kehadirannya, Astrea Grand langsung mencuri perhatian karena perpaduan antara desain simpel yang fungsional, mesin bandel, dan konsumsi bahan bakar yang sangat irit.

Tak butuh waktu lama bagi motor ini untuk menjadi favorit masyarakat dari berbagai kalangan.

Motor ini mendapat julukan unik, yakni "Grand Bulus", karena bentuk lampu belakangnya yang membulat menyerupai kura-kura atau bulus dalam bahasa Jawa.

Julukan tersebut bukan hanya menjadi ciri khas, tetapi juga simbol ikonik dari desain motor yang kini banyak diburu para pecinta motor klasik.

Astrea Grand hadir dengan tampilan yang lebih sporty dibanding pendahulunya, serta beberapa penyegaran pada bodi dan garis striping.

Dibekali mesin 4-tak berkapasitas 97 cc, motor ini dikenal irit hingga mampu menempuh jarak 60 kilometer hanya dengan satu liter bensin.

Mesin tersebut juga dikenal sangat awet dan minim perawatan, menjadikannya pilihan ideal sebagai kendaraan harian yang tahan banting.

Tahun 1994, Astrea Grand mendapatkan penyegaran desain berupa tambahan duck tail di bagian belakang, yang memberi tampilan lebih segar dan modern pada masanya.

Sebagai bagian dari keluarga besar Astrea, motor ini berdiri sejajar dengan Astrea Supra, Impressa, dan Legenda yang juga sempat merajai jalanan.

Kelebihan lain dari Astrea Grand terletak pada ketersediaan suku cadangnya yang masih melimpah di pasaran.

Perawatannya pun tergolong mudah dan hemat biaya, sehingga hingga kini masih banyak orang memilihnya sebagai kendaraan andalan.

Walau produksinya telah lama dihentikan, minat terhadap Astrea Grand tetap tinggi. Banyak orang mempertahankan motor ini bukan hanya karena kehandalannya, melainkan juga karena kenangan dan nilai sejarah yang melekat di baliknya.

Dari generasi ke generasi, sejarah motor Astrea Grand terus dikenang sebagai simbol ketangguhan dan efisiensi yang tak lekang oleh waktu. (DANI)

Baca juga: 7 Tanaman Buah yang Cocok di Dataran Rendah dan Mudah Hidup