Terrarium Terbuka dan Tertutup, Mana yang Lebih Bagus untuk Tanaman?

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi pecinta tanaman, menentukan mana yang lebih bagus antara terrarium terbuka dan tertutup memang sedikit tricky. Sebab, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jika salah memutuskan, maka akan berdampak pada kesehatan tanaman.
Namun, untuk memilih mana yang lebih bagus antara terrarium terbuka dan tertutup, ada beberapa faktor yang bisa dipertimbangkan oleh penghobi tanaman hias. Apa saja? Simak di bawah ini.
Terrarium Terbuka dan Tertutup? Mana yang Bagus untuk Tanaman?
Terrarium merupakan miniatur dari ekosistem yang sering digunakan sebagai dekorasi ruangan. Tujuan utama dari pembuatan terrarium adalah untuk menghadirkan taman mini yang tidak memakan tempat.
Dilansir dari laman Terrarium Vibe, biasanya terrarium hadir dalam dua model, yakni terbuka dan tertutup. Perbedaan kedua jenis ini terletak pada fungsinya, sehingga perlu dipilih dengan cermat.
Jika tanaman harus mendapatkan oksigen dari lingkungan luar, maka terrarium terbuka bisa menjadi pilihan tepat. Sebaliknya, jika ingin kelembapan terjaga, maka terrarium tertutup adalah yang terbaik.
Untuk menentukan mana yang terbaik bagi tanaman, maka ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, di antaranya:
1. Kelembapan dan Sirkulasi Udara
Bagi tanaman yang tidak membutuhkan kelembapan tinggi seperti sukulen dan kaktus, maka terrarium terbuka bisa menjadi pilihan tepat. Selain membantu jalannya sirkulasi udara, jenis ini juga dapat mencegah pembusukan akar dan pertumbuhan jamur.
Bagi tanaman yang membutuhkan kelembapan tinggi dan suhu stabil, terrarium tertutup merupakan pilihan yang cocok. Untuk menentukan mana yang lebih baik, maka lihat terlebih dahulu jenis tanaman yang digunakan.
2. Perawatan
Tumbuhan yang ditanam di terrarium terbuka cenderung membutuhkan penyiraman rutin, karena air cepat menguap. Sebaliknya, tanaman di terrarium tertutup tidak terlalu membutuhkan penyiraman, karena siklus air terjadi secara alami.
3. Pencahayaan
Terakhir, untuk menentukan mana yang lebih baik bagi tanaman, perhatikan kebutuhan cahaya keduanya. Jika tanaman butuh pencahayaan tinggi, maka terrarium terbuka bisa dipilih.
Apabila tanaman tidak terlalu membutuhkan cahaya untuk tumbuh, terrarium tertutup menjadi pilihan ideal.
Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa terrarium terbuka dan tertutup, sama-sama bagus, jika dipilih sesuai kebutuhan tanaman. Untuk itu, penting memperhatikannya secara detail. (RN)
