Tips Budidaya Tanaman Katuk dengan Benar agar Tumbuh Subur

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
Konten dari Pengguna
23 Mei 2024 22:59 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Tips Budidaya Tanaman Katuk. Foto: dok. Unsplash/Duyet Le
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tips Budidaya Tanaman Katuk. Foto: dok. Unsplash/Duyet Le
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Tips budidaya tanaman katuk dapat dilakukan untuk menjaga tanaman katuk yang dibudidayakan tetap tumbuh dengan baik sehingga menghasilkan tanaman yang subur dan segar. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan.
ADVERTISEMENT
Salah satunya adalah memilih bibit tanaman katuk terbaik. Selain itu, masih ada beberapa tips lainnya yang dapat dijadikan sebagai panduan dalam merawat tanaman katuk.

Tips Budidaya Tanaman Katuk yang Mudah Dilakukan

Ilustrasi Tips Budidaya Tanaman Katuk. Foto: dok. Unsplash/Fujiphilm
Mengutip dari dalam buku berjudul Manfaat Daun Katuk dan Bunga Pepaya Jantan pada Status Gizi Ibu Hamil yang disusun oleh Tanty Wulan Dari (2022: 67), tanaman katuk merupakan jenis tanaman perdu. Tanaman ini ,emiliki nama Latin Sauropus androgynus (L) Merr.
Tanaman katuk termasuk ke dalam famili euphorbiaceae. Bagian tanaman katuk yang umum dikonsumsi adalah bagian daunnya yang masih muda.
Daun katuk seringkali dijadikan sebagai sayur bening, urap, atau bahkan gulai. Tanaman katuk dapat ditemukan dengan mudah baik di pasar atau bahkan toko sayur terdekat.
ADVERTISEMENT
Selain itu, daun katuk juga dapat didapatkan dengan mudah di pekarangan rumah. Bagi pencinta tanaman yang ingin menanam tanaman ini di rumah, berikut ini adalah tips budidaya tanaman katuk yang dapat diikuti dengan mudah.

1. Pemilihan Bibit Terbaik

Agar tanaman katuk tumbuh subur tentunya perlu dilakukan pemilihan bibit tanaman terbaik. Pastikan bibit tanaman katuk berasal dari tanaman yang sehat, segar, serta bebas hama. Idealnya umur induk bibit atau tunas katuk adalah sekitar enam sampai dua belas bulan.

2. Cara Penanaman yang Benar

Setelah bibit terbaik telah dipilih, siapkan lahan untuk menanam bibit agar bibit dapat tumbuh dengan baik. Lahan yang digunakan sebagai media tanam sebaiknya adalah lahan yang bersih dan terbebas dari rumput atau bahkan hama dan gulma yang berisiko bagi pertumbuhan tanaman. Bibit tanaman katuk yang telah dipilih kemudian dimasukkan ke dalam lubang tanaman dan tutup dengan tanah.
ADVERTISEMENT

3, Perawatan yang Tepat

Perawatan tanaman yang perlu dilakukan sangat beragam. Mulai dari penyulaman, penyiangan, penyiraman, hingga pemupukan. Penyulaman dapat dilakukan ketika tanaman katuk sudah berusia tiga sampai empat minggu setelah pertama kali ditanam.
Sedangkan penyiangan perlu dilakukan secara berkala dan cermat. Untuk penyiraman tanaman, pastikan air yang digunakan adalah air yang bersih. Penyiraman dapat dilakukan sehari dua kali.
Namun setelah katuk berusia dua bulan, frekuensi penyiraman dapat dikurangi. Untuk mendukung pertumbuhan yang maksimal, jangan lupa untuk melakukan pemupukan.
Tips budidaya tanaman katuk yang disajikan dalam artikel ini dapat digunakan sebagai [panduan dalam merawat dan membudidayakan tanaman katuk dengan mudah. (DAP)