Konten dari Pengguna

Tips Membeli Sepeda Listrik Bekas yang Berkualitas

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tips membeli sepeda listrik bekas. Foto: KBO Bike/Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tips membeli sepeda listrik bekas. Foto: KBO Bike/Unsplash

Tips membeli sepeda listrik bekas, antara lain melakukan pemeriksaan secara menyeluruh hingga mengecek jarak tempuhnya. Dengan demikian, Anda pun akan lebih mudah mengambil keputusan.

Simak tips membeli sepeda listrik bekas selengkapnya melalui ulasan berikut.

Tips Membeli Sepeda Listrik Bekas Berkualitas

Ilustrasi tips membeli sepeda listrik bekas. Foto: KBO Bike/Unsplash

Sepeda listrik atau e-bike menjadi salah satu kendaraan ramah lingkungan yang naik daun sejak beberapa waktu lalu. Tidak menggunakan bahan bakar minyak, alat transportasi satu ini mengubah energi listrik pada baterai menjadi energi gerak melalui dinamo.

Melansir situs rutanpelaihari.kemenkumham.go.id, ketika hendak memakai sepeda listrik, terdapat beberapa ketentuan yang harus dipatuhi oleh pengendara.

Sebut saja, menggunakan helm serta tak diperbolehkan mengangkut penumpang, kecuali sepeda itu dilengkapi dengan tempat duduk penumpang.

Saat ini, harga sepeda listrik sangat variatif. Bahkan, ada yang mencapai puluhan juta rupiah. Bila Anda memiliki budget terbatas, tetapi ingin membeli kendaraan yang tengah populer ini, bisa memilih sepeda listrik bekas.

Supaya tak salah pilih, ketahui tips membeli sepeda listrik bekas seperti berikut.

1. Ketahui Kapasitas Baterai

Tanyakan tentang kapasitas baterai dan usia dari pemilik sepeda listrik. Informasi ini amat penting diketahui sebab keadaan baterai akan terus menurun seiring berjalannya waktu.

Anda pun dapat memperkirakan banyaknya siklus pengisian dari sepeda listrik tersebut. Pada keadaan normal, sepeda listrik dapat mengatasi 500-1.000 siklus pengisian penuh.

2. Mengecek Jarak Tempuh

Periksa jarak tempuh yang telah dilalui kendaraan tersebut. Ketahui sudah berapa jauh kendaraan dipakai untuk melakukan perjalanan.

Hal ini amat penting guna memastikan kondisi sepeda listrik secara keseluruhan sekaligus salah satu faktor penentu harga pembelian. Jarak tempuh bisa dilihat dari angka di speedometer.

3. Melakukan Pemeriksaan Menyeluruh

Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Cermati kelengkapan komponen, khususnya bagian kelistrikan. Lihat pula kondisi fisik sepeda apakah kotor atau masih dalam keadaan bersih.

Bila sepeda tampak kotor, pengecekan harus dilakukan lebih teliti. Jika perlu, tanyakan pada pemilik sebelumnya mengenai kondisi kendaraan. Intinya, pastikan seluruh komponen lengkap dan bisa berfungsi dengan baik.

4. Melakukan Test Drive

Membeli kendaraan listrik maupun konvensional tidak dapat dilakukan begitu saja. Terlebih kondisi barang adalah bekas pakai atau second. Tentu harus lebih cermat dalam memilih. Selain itu, jangan lupa pula untuk melakukan test drive.

Langkah ini amat penting dilakukan sebelum membeli kendaraan agar Anda mempunyai gambaran yang jelas dan akurat tentang kondisi sepeda listrik yang sebenarnya.

Demikian tips membeli sepeda listrik bekas yang perlu Anda ketahui sehingga tidak salah menjatuhkan pilihan. Karena kondisinya tidak baru, Anda harus lebih cermat melakukan pengecekan kendaraan tersebut. (DN)