Konten dari Pengguna

Tips Membeli Sepeda Second agar Tidak Menyesal

Seputar Hobi

Seputar Hobi

Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tips Membeli Sepeda Second. Foto: dok. Unsplash/Chris Barbalis
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tips Membeli Sepeda Second. Foto: dok. Unsplash/Chris Barbalis

Tips membeli sepeda second atau sepeda bekas merupakan hal yang perlu dipertimbangkan. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan, salah satunya adalah melakukan pengecekan sparepart sepeda seperti rem hingga rantai sepeda. Selain itu, ada beberapa tips lainnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan.

Tips Membeli Sepeda Second yang Perlu Diketahui Calon Pembeli

Ilustrasi Tips Membeli Sepeda Second. Foto: dok. Unsplash/Robin Popa

Dikutip dari dalam buku berjudul 2ND Preneurship: Melirik Untung dari Bisnis Barang 2ND Tahan Krisis, yang ditulis oleh Senja Nilasari (2021: 72), sepeda bekas kadang banyak dicari karena harganya yang jauh lebih murah.

Sepeda bekas memang tidak terlalu berbeda dengan sepeda baru jika dilihat dari nilai kegunaannya. Biasanya hanya perlu dipoles sedikit agar penampilannya terlihat lebih menarik lagi.

Sebelum membeli sepeda bekas, berikut ini beberapa tips membeli sepeda second yang dapat dijadikan sebagai referensi.

1. Tentukan Jenis Sepeda yang Dicari

Seperti yang diketahui, ada banyak sekali jenis sepeda yang dijual di pasaran. Mulai dari jenis sepeda gunung hardtail, sepeda full suspension, trail, sepeda balap, fixie, sepeda lipat, hingga sepeda BMX. Masing-masing jenis tentunya memiliki perbedaan dari segi bentuk dan juga penggunaan.

2. Pilih Ukuran Sepeda yang Sesuai

Agar bersepeda terasa nyaman, pastikan sepeda yang dibeli memiliki ukuran yang sesuai dengan tinggi badan pemilik sepeda. Maka dari itu, cek kembali ukuran frame sepeda, roda sepeda, bahan rangka, dan bagian sepeda lainnya yang dianggap penting dan memengaruhi performa sepeda.

3. Melakukan Pengecekan Sepeda

Pengecekan bagian sepeda penting dilakukan sebelum benar-benar membelinya. Hal ini karena sepeda bekas yang dijual biasanya sudah diperbaiki atau ditutupi kekurangannya agar pembeli tergiur untuk membelinya.

Oleh sebab itu, pastikan setiap bagian sepeda masih berfungsi dengan baik. Mulai dari rangkai sepeda, velg sepeda, hingga rem juga perlu dipastikan apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Jika bagian sepeda tersebut sudah tidak dapat berfungsi dengan baik, sebaiknya urungkan niat untuk membelinya meski sepeda terlihat bagus dan menggiurkan.

Sederet tips membeli sepeda yang disajikan dalam artikel ini dapat dijadikan sebagai panduan mudah dalam membeli sepeda agar tidak menyesal dan membuat kantong bolong. Semoga bermanfaat. (DAP)