Konten dari Pengguna

Waktu Menyiram Tanaman yang Baik agar Tumbuh Subur dan Sehat

Seputar Hobi
Artikel yang membahas seputar hobi seperti menggambar, memelihara tanaman, hewan peliharaan, hingga meracik kopi.
21 Juni 2024 21:38 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Hobi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Foto Hanya Ilustrasi: Waktu Menyiram Tanaman yang Baik. Sumber: ROCKETMANN TEAM/Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto Hanya Ilustrasi: Waktu Menyiram Tanaman yang Baik. Sumber: ROCKETMANN TEAM/Pexels.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Menyiram tanaman sangat penting agar tanaman bisa tumbuh subur dan sehat. Namun, penyiraman tidak bisa dilakukan pada setiap waktu, ada waktu menyiram tanaman yang baik yang perlu diperhatikan oleh pemilik.
ADVERTISEMENT
Untuk mengetahui waktu terbaik menyiram tanaman, simak penjelasan ini!

Waktu Menyiram Tanaman yang Baik

Foto Hanya Ilustrasi: Waktu Menyiram Tanaman yang Baik. Sumber: cottonbro studio/Pexels.com
Nita Suherneti, dkk dalam buku berjudul Pendidikan Lingkungan Hidup Untuk SD/MI kelas 5 menjelaskan bahwa tujuan menyiram tanaman, yakni supaya tanaman tidak kekurangan air, utamanya saat musim kemarau. Penyiraman perlu dilakukan teratur dan tepat waktu.
Inilah beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyiram tanaman:

1. Waktu Penyiraman Tanaman Terbaik

Waktu penyiraman yang terbaik dilaksanakan saat pagi hari ketika cuaca masih sejuk atau sore hari ketika sinar matahari sudah tidak terik.
Namun, di luar waktu tersebut ada juga orang yang menyiram tanaman saat malam hari, bahkan siang hari saat matahari sedang terik-teriknya.
Sayangnya, penyiraman saat siang hari di mana matahari sedang terik-teriknya tidaklah maksimal. Karena air yang disiram pada tanaman hingga 30% akan menguap akibat panas matahari. Jadi percuma menyiram saat siang hari.
ADVERTISEMENT

2. Memerhatikan Jumlah Air yang Digunakan

Jumlah air yang digunakan untuk menyiram tanaman tidak boleh terlalu banyak atau terlalu sedikit. Jika terlalu banyak akan mengakibatkan akar tanaman membusuk dan jika terlalu sedikit mengakibatkan tanaman tidak bisa tumbuh subur bahkan mati.
Jadi, proses penyiraman harus pas. Cara mengeceknya adalah dengan memasukkan jari telunjuk ke dalam media tanam. Cek kelembapan pada tanaman tersebut dan siram tanaman sampai airnya menetes dari bawah pot.
Jika menyiram tanaman yang hidup di kebun atau lanskap, maka jumlah air yang digunakan untuk menyiram perlu dikurangi. Semakin banyak air yang digunakan, maka semakin banyak air yang terbuang.

3. Jenis Air yang Digunakan

Air yang digunakan untuk menyiram tanaman adalah air yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya. Bukan hanya itu, menyiram tanaman bisa menggunakan jenis air dengan kadar pH normal di angka 6,5 hingga 8,5.
ADVERTISEMENT
Menggunakan air dengan pH terlalu tinggi mengakibatkan tanaman mempunyai kelarutan rendah terhadap penyerapan pupuk. Jadi, pemupukan yang dilakukan tidak maksimal.
Demikianlah penjelasan waktu menyiram tanaman yang baik dan cara penyiraman yang tepat agar tanaman tumbuh sehat dan subur. Semoga membantu! (eK)