Konten dari Pengguna

4 Nama dari Rumah Asli Betawi dan Ciri Khasnya Masing-Masing

Seputar Jakarta

Seputar Jakarta

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nama dari rumah asli Betawi, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/Seorang Fadli
zoom-in-whitePerbesar
Nama dari rumah asli Betawi, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/Seorang Fadli

Setiap daerah atau suku di Indonesia memiliki rumah adat dengan namanya masing-masing, termasuk dengan rumah adat dari Betawi. Terdapat 4 nama dari rumah asli Betawi dengan ciri khas masing-masing pada setiap bangunan.

Rumah adat merupakan identitas daerah di Indonesia sebagaimana dikutip dari situs resmi indonesia.go.id. Keberadaan rumah adat menjadi salah satu kekayaan budaya yang menghadirkan ciri khas, simbol, hingga filosofi khusus dari setiap daerah atau suku di Indonesia.

4 Nama dari Rumah Asli Betawi dan Ciri-Cirinya

Nama dari rumah asli Betawi, foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya: Unsplash/Bernard Hermant

Suku Betawi yang berdomisili di wilayah Jakarta memiliki beberapa jenis rumah adat dengan 4 nama dari rumah asli Betawi yang menjadi identitas budaya dari suku tersebut. Keempat rumah adat ini memiliki ciri khasnya masing-masing. Berikut informasi selengkapnya:

1. Rumah Kebaya

Rumah Kebaya atau yang disebut juga dengan Bapang adalah rumah adat khas Betawi yang paling populer. Rumah ini diberi nama “Kebaya” karena memiliki beberapa pasang atap yang bila dilihat dari samping seperti berlipat-lipat menyerupai lipatan kebaya.

Atap tersebut berbentuk pelana yang hanya ada di bagian tengah dari rumah, tepatnya di atas konstruksi kuda-kuda. Selain atap, ciri lain dari rumah Kebaya adalah adanya teras yang luas di bagian depan sebagai tempat menerima tamu atau kumpul keluarga.

2. Rumah Joglo

Joglo menjadi salah satu rumah adat Betawi yang mendapatkan pengaruh arsitektur dan kebudayaan Jawa. Dikutip dari buku Rumah Etnik Betawi, Doni Swadarma, (2013:34), awalnya rumah Joglo merupakan tempat tinggal keturunan bangsawan Jawa yang datang ke Betawi.

Lalu, lama kelamaan rumah Joglo ini ditiru oleh warga lainnya dan menjadi salah satu rumah etnik Betawi. Ciri khas dari Joglo Betawi adalah atap rumah berbentuk limas dan terdapat atap tinggi menjulang yang berada di tengah bangunan.

3. Rumah Gudang

Nama dari rumah asli Betawi lainnya adalah rumah Gudang. Ciri-ciri dari rumah ini umumnya berbentuk segi empat memanjang dari depan ke belakang. Lalu, atap rumah berbentuk pelana dengan struktur rangka kuda-kuda penuh dari bagian depan ke belakang.

Biasanya pada struktur atap kuda-kuda tersebut terdapat tambahan struktur atap jurai di kedua ujung bangunan yang mirip dengan struktur bangunan khas Cina. Nantinya struktur kuda-kuda ini akan saling bertemu pada sebuah batang tegak yang lazim disebut wider oleh orang Betawi.

4. Rumah Panggung

Rumah Panggung menjadi jenis lainnya dari rumah adat Betawi yang biasanya terletak di pesisir, rawa, atau daerah yang dekat dengan sungai. Kebanyakan rumah Panggung ini tercipta sebagai pengamanan terhadap air laut pasang.

Ciri-ciri dari rumah Panggung Betawi adalah biasanya berdiri di atas pondasi terbuat dari batu yang disebut umpak untuk melindungi tiang kayu dari air. Kemudian ciri lainnya adalah berbentuk persegi dengan ukuran yang memanjang ke bagian belakang.

Baca juga: 4 Kampung Adat di Jakarta yang Harus Diketahui

Itu dia keempat nama dari rumah asli Betawi yang bisa menambah wawasan akan budaya bangsa Indonesia. Setiap rumah adat tersebut menghadirkan ciri khasnya masing-masing, sehingga bisa dibedakan dengan rumah adat lainnya. (PRI)