Dipo KRL Depok: Bengkel KRL Terbesar Se-Asia Tenggara

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KRL saat ini menjadi salah satu transportasi andalan masyarakat khususnya di Jabodetabek. Siapa sangka ternyata ada Dipo KRL Depok yang berperan besar sebagai tempat perawatan dan perbaikan KRL di Jabodetabek.
Dipo ini dibangun pada 20 Agustus 2004. Pembangunannya memakan waktu selama 36 bulan, lalu diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Informasi Menarik Dipo KRL Depok
Dikutip dari dephub.go.id, pembangunan Dipo KRL Depok ini merupakan upaya pemerintah untuk mengatisipasi peningkatan peran kereta api sebagai komuter utama di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Sebagai kata lain Dipo ini dijadikan sebagai sarana perawatan KRL.
Dipo KRL ini berada di Kelurahan Ratujaya, Pancoranmas, Depok, Jawa Barat. Jaraknya hanya sekitar 1 km dari Stasiun Depok Lama. Dipo tersebut menempati lahan seluas 26 hektar dan menjadi tempat perawatan kereta api listrik atau KRL terbesar di Asia Tenggara.
Panjang Dipo tersebut 1,3 km dan lebar 200 meter. Untuk fasilitas yang ada di Dipo ini pun terbilang cukup lengkap.
Ada 14 stabling track atau tempat parkir untuk 224 unit KRL. Dimana tempat parkir tersebut terbagi ke dalam dua jalur untuk pemeliharaan bulanan, satu jalur untuk pemeliharaan tahunan, dua jalur untuk pemeliharaan harian, satu jalur untuk pemeriksaan tak terjadwal, tiga jalur pembentukan formasi kereta, dan dua jalur cuci besar.
Bahkan, pada komplek Dipo tersebut juga terdapat 30 kamar mess masinis dengan 120 tempat tidur. Tidak hanya itu saja, Dipo ini juga punya fasilitas perbaikan berteknologi canggih.
Beberapa teknologi canggih tersebut seperti reprofiling roda (pembubutan), tempat pembakaran sampah kereta, pengolahan limbah air pencucian kereta, rumah sinyal, drainase, masjid, dan jembatan penyeberangan orang (overpass), dan masih banyak lagi. Untuk kontraktor pembangunan Dipo ini merupakan joint operation.
Joint operation yang terlibat di antaranya Mitsubishi Heavy Industries, PT. Wijaya Karya, Hitachi Plant Engineering and Construction, dan Sumitomo Corporation. Dengan adanya Dipo ini diharapkan KRL dapat menunjang sarana transportasi efisien di Jabodetabek.
Baca juga: Panduan Cara ke RSCM Naik Kereta yang Nyaman dan Murah
Itulah informasi menarik mengenai Dipo KRL Depok. Dipo tersebut bisa menjadi tempat pemeliharaan dan perbaikan KRL berkemampuan tinggi dengan biaya seminimal mungkin. (VIN)
