Gedung Juang Bekasi: Wisata Museum Sejarah yang Menarik

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gedung Juang Bekasi merupakan gedung bersejarah sekaligus museum yang bermakna bagi warga Bekasi. Pada museum itu terdapat koleksi foto yang menjadi saksi perjalanan dan perkembangan Kota Bekasi.
Gedung Juang bisa jadi alternatif wisata edukasi yang interaktif bagi pengunjung. Apalagi tempat ini hadir dengan ruang digitalisasi yang modern, sehingga semakin menarik.
Sejarah dan Koleksi di Gedung Juang Bekasi
Jauh sebelum Gedung Juang berdiri dengan bebas seperti saat ini, gedung tersebut memiliki sejarah perjuangan yang kuat. Untuk mengenali sejarah dan koleksi museum Gedung Juang Bekasi simak penjelasan di bawah ini.
1. Sejarah Gedung Juang
Dalam sejarahnya, Gedung Juang memiliki perjalanan yang cukup panjang, berikut kronologi singkatnya:
Di abad ke-20 Gedung Juang dibangun oleh keluarga Khouw van Tamboen dengan nama Landhuis Tamboen. Pembangunan gedung ini dilakukan dalam 2 tahap, yakni di tahun 1906-1910 (zaman Belanda).
Setelah diusirnya Belanda dari Bekasi, Kouw Oen Huy seorang tuan tanah keturunan Tionghoa menguasai bangunan tersebut (1942).
Kejadian tersebut membuat TNI terus mendesak dan berhasil merebut kembali untuk dijadikan front pertahanan Bekasi - Jakarta sekaligus pusat kekuatan pasukan Republik Indonesia di kawasan Tambun dan Cibarusah.
Di tahun 1943, gedung ini kembali jatuh ke kekuasaan Jepang sebagai pusat kekuatan.
Di tahun 1945, Komite Nasional Indonesia (KNI) berhasil mengambil alih dan menjadikannya kantor Kabupaten Jatinegara sekaligus Pusat Komando Perjuangan RI saat menghadapi tentara sekutu.
Di tahun 1949 gedung ini sempat jauh ke tangan Belanda pada Agresi Militer I, tetapi berhasil direbut kembali dan digunakan.
Saat ini Gedung Juang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai Museum Bekasi.
2. Koleksi di Gedung Juang
Sebagai bangunan sejarah, Gedung Juang masih mempertahankan sentuhan heritage dan ornamennya yang tampak masih asli. Singkatnya, berikut isi koleksi yang ada di Gedung Juang:
Ruangan yang menampilkan foto-foto perjalanan Bekasi sejak masa penjajahan hingga era kemerdekaan.
Ruang digital yang memuat konten sejarah gedung juang dan perannya dari tahun ke tahun berikut sejarah Kerajaan Tarumanegara yang pernah ada di Bekasi.
Ruang tiga dimensi yang memungkinkan pengunjung menyaksikan video perjuangan rakyat Bekasi melawan penjajahan. Di sini juga ada aneka permainan edukasi sejarah berbentuk tiga dimensi.
3. Lokasi dan Jam Buka Gedung Juang
Gedung Juang berlokasi di Jl. Sultan Hasanudin No.39, Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Dari pusat Kota Bekasi lokasi ini berjarak 11 KM.
Mengutip Instagramnya @museumgedungjuang, museum ini beroperasi setiap hari dari jam 08.00-16.00. Pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya alias gratis.
Baca juga: Taman Wisata Hutan Bambu Bekasi dengan Suasana Asri, Cocok untuk Healing
Demikian ulasan sejarah, koleksi, lokasi dan jam museum Gedung Juang Bekasi. Informasi ini sudah seharusnya diketahui sebelum berkunjung untuk merencanakan kunjungan dengan baik. (INE)
