Info Tinggi Monas dan Sejarah Pembangunannya

Mengulas serba serbi kota Jakarta, mulai dari sejarah, pariwisata, kebudayaan, dan lainnya.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Jakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Monumen Nasional sering disingkat sebagai Monas adalah salah satu landmark paling terkenal di Indonesia. Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika berbicara tentang Monas adalah berapa tinggi Monas.
Dengan ketinggian di atas rata-rata bangunan umumnya, Monumen Nasional menjadi simbol Jakarta. Ketinggian yang mengesankan ini beserta sejarah di baliknya, menjadikan Monas sebagai objek wisata yang selalu menarik perhatian wisatawan.
Tinggi Monas dan Sejarah Singkatnya
Berapa tinggi Monas? Mengutip dari situs jakarta-tourism.go.id , Monas merupakan monumen peringatan yang memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki dan dibangun diarea seluas 80 Hektar.
Selain membahas tinggi Monas, adapun sejarah pembangunan Monas yang menarik untuk diketahui karena berhubungan dengan kemerdekaan Indonesia
Sejarah Singkat Monas
Pada tahun 1955, Presiden Soekarno menginisiasi sayembara desain untuk Monas, dengan tujuan menciptakan monumen yang mewakili semangat perjuangan Indonesia. Setelah sayembara pertama, desain karya Frederich Silaban terpilih sebagai pemenang.
Namun, pada sayembara berikutnya, tidak ada karya yang memenuhi seluruh kriteria panitia. Akhirnya, Presiden Soekarno meminta Silaban untuk memodifikasi desain Monas yang melambangkan kehidupan abadi dan keseimbangan.
Monas mulai dibangun pada tanggal 17 Agustus 1961 dan diresmikan oleh Presiden Soekarno. Proses pembangunan terdiri dari tiga tahap, yaitu:
Tahap pertama (1961-1965) melibatkan pengawasan Panitia Monumen Nasional dan dana dari sumbangan masyarakat.
Tahap kedua (1966-1968) dibiayai oleh anggaran pemerintah pusat, tetapi mengalami kelesuan karena keterbatasan biaya.
Tahap ketiga (1969-1976) berada di bawah pengawasan Panitia Pembina Tugu Nasional dan dana dari pemerintah pusat melalui Daftar Isian Proyek (DIP).
Salah satu karakteristik utama Monas adalah api yang menyala di puncaknya. Ini melambangkan semangat tidak kenal lelah bangsa Indonesia dalam perjuangan dan kemerdekaannya.
Desainnya yang unik dan kompleks menciptakan kesan visual yang luar biasa. Hadir dengan garis-garis di bagian permukaan, menciptakan bentuk yang tak monoton dan menggambarkan semangat yang tidak pernah padam.
Baca juga: Luas Kota Jakarta dan Profil Singkatnya
Itulah informasi terakait dengan berapa tinggi Monas, beserta sejarah pembangunannya yang harus diketahui warga Jakarta. Sebagai ikon nasional, Monas menjalankan peran dalam memperingati perjuangan bangsa Indonesia dan mempertahankan semangat patriotisme. (RIZ)
