Tarif Tol Jawa Timur Lengkap untuk Kendaraan Golongan I — V

Menyajikan segala informasi yang berhubungan dengan Jawa Timur, khususnya travel dan kuliner.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Seputar Jatim tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jawa Timur merupakan provinsi di Pulau Jawa, Indonesia yang telah miliki jalan tol di setiap wilayahnya. Walaupun ada di dalam provinsi yang sama, tarif tol Jawa Timur tetap berbeda-beda.
Perbedaan atau variasi tarif tol merupakan keadaan yang umum terjadi. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena faktor nilai investasi, kemampuan bayar pengguna jalan tol, biaya operasional, kondisi geografis, dan/atau pengaruh inflasi.
Tarif Tol Jawa Timur, Kendaraan Golongan I sampai Kendaraan Golongan V
Banyak kota dan kabupaten di Provinsi Jawa Timur telah terhubung dengan jalur bebas hambatan alias jalan tol. Layaknya jalan tol di kota/kabupaten lain, pengguna jalan tol Jawa Timur juga harus membayar menggunakan kartu uang elektronik.
Dikutip dari buku E-Money dalam Pandangan Syariah: E-Tol dan Ojek Online, Halalkah?, Zuhirysan (2020: 11), uang elektronik atau e-money adalah sistem pembayaran secara elektronik yang dipergunakan untuk melakukan transaksi yang bersifat online.
Ketentuan pembayaran menggunakan kartu uang elektronik membuat pengguna jalan tol Jawa Timur perlu memahami tarif yang berlaku. Pemahaman tersebut memiliki kegunaan agar pengguna dapat mengecek dan mengisi saldo sesuai tarif yang berlaku.
Berikut ini adalah daftar tarif tol Jawa Timur untuk kendaraan golongan I sampai dengan kendaraan golongan V.
1. Kendaraan Golongan I
Kendaraan golongan I mencakup sedan, jip, truk kecil, dan bus. Tarif tol yang berlaku, antara lain:
Gempol – Pasuruan = Rp46.500
Gempol IC- Pandaan = Rp13.000
Kertosono – Mojokerto = Rp50.000
Mojokerto – Surabaya = Rp39.000
Ngawi – Kertosono = Rp98.000
Pandaan – Malang = Rp35.500
Pasuruan – Probolinggo Timur = Rp52.000
Segmen Dupak – Waru = Rp6.000
Segmen Waru – Porong = Rp10.000
Surabaya – Gempol = Rp25.500
Surabaya – Malang = Rp65.500
Surabaya – Probolinggo = Rp63.000
2. Kendaraan Golongan II
Kendaraan golongan II mencakup truk dua gandar. Tarif tol yang berlaku, antara lain:
Gempol – Pasuruan = Rp70.000
Gempol IC- Pandaan = Rp21.000
Kertosono – Mojokerto = Rp90.000
Mojokerto – Surabaya = Rp52.000
Ngawi – Kertosono = Rp147.000
Pandaan – Malang = Rp52.000
Pasuruan – Probolinggo Timur = Rp60.000
Segmen Dupak – Waru = Rp8.000
Segmen Waru – Porong = Rp14.000
Surabaya – Gempol = Rp38.500
Surabaya – Malang = Rp87.500
Surabaya – Probolinggo = Rp168.000
3. Kendaraan Golongan III
Kendaraan golongan III mencakup truk tiga gandar. Tarif tol yang berlaku, antara lain:
Gempol – Pasuruan = Rp70.000
Gempol IC- Pandaan = Rp21.000
Kertosono – Mojokerto = Rp90.000
Mojokerto – Surabaya = Rp52.000
Ngawi – Kertosono = Rp147.000
Pandaan – Malang = Rp52.000
Pasuruan – Probolinggo Timur = Rp60.000
Segmen Dupak – Waru = Rp8.000
Segmen Waru – Porong = Rp14.000
Surabaya – Gempol = Rp38.500
Surabaya – Malang = Rp112.000
Surabaya – Probolinggo = Rp168.500
4. Kendaraan Golongan IV
Kendaraan golongan IV mencakup truk empat gandar. Tarif tol yang berlaku, antara lain:
Gempol – Pasuruan = Rp93.000
Gempol IC- Pandaan = Rp26.500
Kertosono – Mojokerto = Rp108.000
Mojokerto – Surabaya = Rp78.500
Ngawi – Kertosono = Rp196.000
Pandaan – Malang = Rp69.000
Pasuruan – Probolinggo Timur = Rp80.000
Segmen Dupak – Waru = Rp10.500
Segmen Waru – Porong = Rp18.500
Surabaya – Gempol = Rp51.500
Surabaya – Malang = Rp120.000
Surabaya – Probolinggo = Rp224.500
5. Kendaraan Golongan V
Kendaraan golongan V mencakup truk lima gandar. Tarif tol yang berlaku, antara lain:
Gempol – Pasuruan = Rp93.000
Gempol IC- Pandaan = Rp26.500
Kertosono – Mojokerto = Rp108.000
Mojokerto – Surabaya = Rp78.500
Ngawi – Kertosono = Rp196.000
Pandaan – Malang = Rp69.000
Pasuruan – Probolinggo Timur = Rp80.000
Segmen Dupak – Waru = Rp10.500
Segmen Waru – Porong = Rp18.500
Surabaya – Gempol = Rp51.500
Surabaya – Malang = Rp146.000
Surabaya – Probolinggo = Rp224.500
Baca juga: Tarif Tol Madiun-Mojokerto 2025 untuk Semua Golongan
Tarif tol Jawa Timur memungkinkan untuk mengalami perubahan, baik diskon maupun kenaikan tarif. Oleh karena itu, pengguna jalan tol perlu melebihkan saldo kartu uang elektronik agar tetap bisa membayar sesuai tarif yang berlaku. (AA)
