Konten dari Pengguna

59 Koleksi Museum Ranggawarsita Semarang untuk Acuan Pengunjung

Seputar Semarang

Seputar Semarang

Artikel yang membahas info seputar kota Semarang.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Semarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Koleksi Museum Ranggawarsita. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Peter Werkman
zoom-in-whitePerbesar
Koleksi Museum Ranggawarsita. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat sebenarnya. Sumber: Unsplash/Peter Werkman

Museum Ranggawarsita adalah salah satu destinasi wisata edukasi di Semarang yang wajib dikunjungi. Terdapat sejumlah koleksi Museum Ranggawarsita yang sangat menarik, beberapa di antaranya adalah berbagai jenis batuan.

Nama museum ini diambil dari nama pujangga Keraton Surakarta Hadiningrat. Museum Ranggawarsita diresmikan pada tahun 1989.

Koleksi Museum Ranggawarsita Semarang

instagram embed

Semarang memiliki sejumlah museum, salah satunya adalah Museum Ranggawarsita. Dikutip dari akun Instagram resmi @museumranggawarsita, museum ini dibuka pada hari Senin-Kamis pukul 08.00-15.00 dan Jumat-Minggu pukul 08.00-14.00.

Museum ini berlokasi di Jalan Abdulrahman Saleh No.1, Kalibanteng Kidul, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Museum ini dibagi menjadi beberapa gedung. Berikut adalah koleksi Museum Ranggawarsita yang dikutip dari situs resmi ranggawarsitamuseum.id.

1. Gedung A

Gedung A dibagi lagi menjadi area A1 dan A2. Saat memasuki Gedung A1, pengunjung akan disambut oleh pintu gebyok Kudus. Gedung A1 bertema Alam dan Batuan Jawa Tengah. Berikut adalah koleksinya.

  1. Gunungan blumbangan

  2. Batu bara

  3. Batu obsidian

  4. Batu api

  5. Kuarsit

  6. Meteorit

  7. Batu pancawarna

  8. Batu kecubung

  9. Batu lava (erupsi gunung)

Adapun area A2 bertema Nusantara Dikuruniaga dengan koleksi sebagai berikut.

  1. Batik

  2. Manik-manik

  3. Gerabah dan keramik

2. Gedung B

Gedung B juga dibagi menjadi 2 area. Gedung B1 memamerkan koleksi Masa Pra-Aksara dan Masa Klasik Hindu-Buddha. Berikut koleksi Gedung B1.

  1. Replika gajah purba (Stegodon)

  2. Fosil gading stegodon

  3. Replika fosil Pithecanthropus erectus

  4. Alat batu manusia purba

  5. Arca dua muka zaman Megalitikum

  6. Prasasti Canggal

  7. Arca Buddha Kuwera

  8. Arca Agastya

  9. Lingga yoni

  10. Relief Kapal Samudraraksa

Gedung B2 memiliki Koleksi Gerabah dan Daur Hidup Manusia. Adapun barang koleksinya adalah sebagai berikut.

  1. Batik sido mukti (pedalaman)

  2. Laseman batik

  3. Batik slobok (ritual kematian)

  4. Tandu pengantin perempuan (joli jemono)

  5. Dakon

  6. Gerabah lokal

  7. Keramik nitisemito

  8. Buli-buli

  9. Mata uang kuno

3. Gedung C

Sama seperti gedung A dan B, Gedung C juga dibagi menjadi 2 area. Gedung C1 mengusung tema Masa Islam dan Masa Perjuangan. Berikut adalah koleksinya.

  1. Miniatur Masjid Agung Demak

  2. Ornamen Masjid Mantingan

  3. Miniatur Masjid Al-Aqsa Kudus

  4. Blencong

  5. Padasan

  6. Meriam

  7. Diorama Proklamasi Kemerdekaan RI

  8. Senjata masa perjuangan

  9. Lukisan perjuangan

  10. Al-Qur’an bahasa Belanda

Jawa Tengah memiliki rumah adat yang beragam. Beberapa di antaranya dipamerkan di Gedung C2. Gedung ini memamerkan koleksi bertema Rumah Tradisional Jawa Tengah dan Etnografika sebagai berikut.

  1. Rumah adat Kudus

  2. Rumah tradisional panggang

  3. Kerajinan kuningan

  4. Kerajinan ukir

  5. Besalen

  6. Alat penggiling tebu tradisional

  7. Gerobak kerangkeng

  8. Dapur tradisional

  9. Alat tangkap ikan tradisional

  10. Alat pertanian tradisional

4. Pameran Luar Ruangan

Selain di dalam ruangan, Museum Ranggawarsita juga memiliki sejumlah koleksi yang dipamerkan di luar ruangan sebagai berikut.

  1. Replika kemuncak Candi Borobudur

  2. Batu rajah

  3. Batu bata masa pra-aksara

  4. Jaladwara

  5. Kala

  6. Gapura Candi Bentar

  7. Arca Dewa Wisnu

  8. Arca Durga

Baca juga: Museum Kota Lama, Destinasi Wisata Edukatif di Semarang

Daftar koleksi Museum Ranggawarsita Semarang tersebut bisa dijadikan acuan saat akan berkunjung ke museum ini. Pastikan untuk mematuhi semua peraturan yang berlaku agar koleksi museum tetap terjaga. (KRI)