Konten dari Pengguna

Chinatown Semarang: Lokasi dan Daya Tarik Kampung Tiongkok di Semarang

Seputar Semarang

Seputar Semarang

Artikel yang membahas info seputar kota Semarang.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Semarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Chinatown Semarang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pixabay/nitli
zoom-in-whitePerbesar
Chinatown Semarang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pixabay/nitli

Chinatown menjadi istilah yang menggambarkan kampung orang-orang Tiongkok di suatu kota, tak terkecuali di Semarang. Bagi masyarakat setempat atau yang sering berkunjung, Chinatown Semarang lebih populer dengan sebutan Pecinan Semarang.

Kawasan ini identik dengan bangunan-bangunan yang memiliki atap pelana kuda khas bangunan Tiongkok. Selain itu, akan mudah dijumpai kelenteng dan ornamen lain yang menggambarkan suasana di kawasan kampung Tiongkok di sini.

Chinatown Semarang, Kampung Tiongkok dengan Segudang Daya Tarik

Chinatown Semarang. Foto hanya ilustrasi, bukan tempat yang sebenarnya. Sumber: Pixabay//Aleviva-Medien

Chinatown Semarang berlokasi di Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Lokasi Kampung Tiongkok ini tidak jauh dari Kota Lama Semarang dan Pasar Johar, pasar tradisional di Semarang yang terbesar.

Dikutip dari buku Pengembangan Kota Berbasis Pariwisata Pustaka Berkelanjutan oleh Heru Purboyo Hidayat Putro, ‎Alhilal Furqan, ‎Munadjat (2024:126), kawasan Pecinan memiliki kekayaan budaya dan cerita masa lalu. Terkenal bahwa dengan memasuki kawasan Pecinan Semarang sama dengan memasuki wilayah 1000 kelenteng.

Semua kelenteng memiliki ciri khas yang sama, baik dari bangunan atau arsitekturnya, masing-masing memiliki kekhasan yang bisa dilihat dari ornamennya. Contoh seperti gambar kepala harimau yang dipasang di pintu masuk, dimaksudkan untuk menangkal roh jahat agar tidak masuk ke dalam rumah.

Namun, kelenteng yang mendominasi bukan menjadi satu-satunya daya tarik yang dimiliki Pecinan Semarang. Pasar Semawis juga menjadi salah satu ikon yang tidak bisa dilepaskan dari kawasan ini.

Pasar ini berlokasi di Gang Warung, jalan kecil yang ada di dalam kawasan Pecinan Semarang. Pasar ini menyediakan banyak sekali kuliner, pas untuk masyarakat maupun wisatawan yang ingin berburu kuliner.

Meski begitu, perlu diperhatikan bahwa pasar ini hanya buka pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Pengunjung bisa mulai memadati kawasan ini pada pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Tidak hanya Gang Warung dengan Pasar Semawis, Pecinan Semarang pun memiliki gang lain yang tak kalah populer. Sebut saja, Gang Lombok yang sangat terkenal dengan lumpia. Camilan khas Semarang ini adalah yang pertama alias pelopor lumpia di Semarang.

Lalu, ada Gang Pinggir, yang lokasinya bersisian dengan sungai Semarang. Tak ketinggalan, Gang Baru, Gang Gambiran, dan Gang Cilik yang tidak jauh dari pasar tradisional.

Baca juga: 6 Kuliner Pecinan Semarang yang Bikin Ketagihan

Chinatown Semarang menghadirkan pesona budaya khas Tiongkok yang menarik. Kawasan ini bebas biaya masuk, sehingga pengunjung bisa bebas berkeliling setiap hari, kecuali Pasar Semawis yang hanya buka pada Jumat-Minggu malam. (YD)