Sejarah Benteng Willem II, Fungsi Bangunan, serta Kisah Menariknya

Artikel yang membahas info seputar kota Semarang.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Seputar Semarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Benteng Willem II memiliki kisah yang panjang dan penting bagi Kota Ungaran. Benteng ini bahkan menjadi salah satu ikon di Kota Ungaran, Kabupaten Semarang.
Dikutip dari buku SIGAP RPUL - Super Update dan Terbaru Ringkasan Pengetahuan Umum Lengkap INDONESIA & DUNIA, oleh Rofi’ah Nurhayati, Umu Fatimiah, Rohmiati, Nikotiana H.J. (2024), Benteng Willem II berjarak kurang lebih 15 km dari Kota Semarang. Benteng ini juga sering disebut Benteng Diponegoro, karena keberaniannya menentang dan melawan penguasa Belanda.
Fungsi Bangunan dan Sekilas Sejarah Benteng Willem II
Sejarah Benteng Willem II erat kaitannya dengan kisah-kisah penting masa lalu. Benteng ini dimanfaatkan sebagai penjara hingga asrama militer. Benteng kokoh ini diperkirakan mulai dibangun antara tahun 1743-1746.
Pada 11 Mei 1746, tempat ini digunakan sebagai tempat bertemunya Pakubuwono II dengan Gubernur Jenderal Gustaaf Willem Baron van Imhoff yang membahas terkait pemindahan ibu kota Mataram dari Kartasura ke Surakarta. Atas hal tersebut, benteng ini pada awalnya dinamakan Fort de Outmoeting yang memiliki arti tempat rapat atau tempat pertemuan.
Bangunan ini kemudian dilakukan renovasi dan perluasan pada tahun 1786. Benteng ini akhirnya dijadikan sebagai markas garnisun VOC, yang bertugas menjaga perdamaian di sepanjang jalur perdagangan di Jawa Tengah.
Kisah lain terjadi pada tahun 1825 - 1830. Pada masa tersebut, terjadilah perang antara Pangeran Diponegoro dan pemerintah kolonial Belanda. Pangeran Dipenogoro sempat dimasukkan ke dalam penjara di Benteng Willem II.
Sejak saat itu, Benteng Willem II digunakan sebagai penjara bagi orang-orang Indonesia khususnya pada masa penjajahan Jepang di tahun 1942-1945. Tahun 1849, Benteng Willem II jatuh ke tangan Inggris.
Di tangan bangsa Inggris, benteng ini difungsikan sebagai rumah peristirahatan dan rumah penyembuhan bagi para pasien yang sakit. Setelah itu, Benteng Willem II sempat digunakan oleh TNI sebagai markas perwira, sebelum akhirnya diserahkan kepada kepolisian RI untuk dijadikan asrama.
Bangunan ini berada di tepi jalur jalan utama Kota Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Bangunan bersejarah tersebut berseberangan dengan Gedung Kantor Bupati Ungaran.
Baca juga: Sejarah Benteng Willem I Ambarawa yang Pernah Menjadi Objek Wisata
Demikian informasi mengenai Sejarah Benteng Willem II yang menarik untuk diketahui. Bangunan ini tidak hanya memiliki arsitektur yang mengesankan, tetapi juga menyimpan banyak kisah yang berhubungan dengan perjalanan sejarah Indonesia. (WIN)
