Wisata Ruang Bawah Tanah Lawang Sewu Semarang dan 4 Fakta Menariknya

Artikel yang membahas info seputar kota Semarang.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Semarang tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lawang Sewu, salah satu tempat wisata ikonik di Kota Semarang. Menariknya, dalam kawasan wisata ini terdapat ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang yang baru dibuka kembali sejak awal Desember 2024.
Dikutip dari situs kemenparekraf.go.id, Lawang Sewu dibangun pada zaman kolonial Belanda di tahun 1900an. Bangunan ini menjadi saksi bisu dari peristiwa pertempuran 5 hari pada tahun 1945 antara Angkatan Pemuda Kereta Api (AMKA) dengan tentara Jepang.
Ruang Bawah Tanah Lawang Sewu: Lokasi, HTM, dan 4 Fakta Menariknya
Ruang bawah tanah atau dikenal sebagai basement Lawang Sewu telah dibuka kembali sejak tanggal 3 Desember 2024. Ruang bawah tanah tersebut termasuk ruangan yang cukup horor di kawasan wisata Lawang Sewu Semarang.
Setelah tutup selama 10 tahun, ruangan bawah tanah di Lawang Sewu Semarang ini mampu menarik perhatian para wisatawan. Hampir setiap harinya wisatawan datang untuk mencoba keliling dalam ruangan tersebut.
Ada beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dan ditaati saat berkunjung ke ruang bawah tanah ini. Berikut daftar ketentuannya:
Wisatawan yang bisa masuk ke ruang bawah tanah minimal berumur 13 tahun dan maksimal berumur 60 tahun,
Saat tur atau mengelilingi kawasan ruang bawah tanah, perlu ada pendampingan dari pemandu profesional,
Wisatawan juga perlu menggunakan APD (Alat Pelindung Diri), seperti helm dan rompi,
Bagi yang sedang sakit, memiliki trauma tertentu, atau sedang hamil tidak diperkenankan untuk mengelilingi kawasan.
Ruang bawah tanah ini juga menyimpan beberapa fakta menarik yang belum diketahui oleh banyak orang. Informasi ini bisa menjadi panduan saat mencoba tur wisata di spot terbaru Lawang Sewu Semarang ini.
Ruangan bawah tanah berada di Gedung B, awalnya dibuat sebagai drainase atau saluran pembuangan air sekaligus pendingin.
Saat gedung ini diambil alih Jepang pada 1942, ruang bawah tanah ini dialihfungsikan menjadi penjara bawah tanah.
Terdapat 17 terowongan yang menghubungkan ruangan-ruangan bawah tanah dengan bangunan utama Lawang Sewu Semarang.
Memiliki arsitektur yang menakjubkan dengan detail-detail yang tersembunyi di dalamnya. Salah satunya adalah dinding berwarna merah yang terbuat dari batu bata merah.
Bagi yang hendak berkunjung ke ruang bawah tanah di Lawang Sewu, lokasinya ada di Wisata Lawang Sewu Semarang. Tepatnya di Jalan Pemuda No.160, Sekayu, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Tarif yang ditawarkan untuk masuk ruang bawah tanah ini sebesar Rp50.000 per orang. Namun, selama Desember 2024, KAI Wisata memberi potongan harga sebesar 50 persen menjadi Rp25.000 per orang.
Baca Juga: 3 Wisata Sejarah di Semarang, Napak Tilas Kota Semarang pada Masa Lalu
Itu dia ulasan seputar ruang bawah tanah Lawang Sewu Semarang yang menarik. Pastikan untuk mengikuti syarat dan ketentuan untuk tur atau mengelilingi wisata ruang bawah tanah, agar liburan lancar dan menyenangkan. (NAI)
