Candi Morangan: Destinasi Wisata Sejarah yang Menawan di Sleman

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Candi Morangan merupakan salah satu candi yang ada di daerah Sleman dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah. Candi ini memiliki beberapa keunikan dan daya tarik yang membuatnya wajib dikunjungi.
Datang ke candi ini bukan hanya mendapatkan pemandangan yang indah tetapi juga bisa belajar sejarah, terutama sejarah terbentuknya candi ini dan Kerajaan Mataram Kuno.
Daya Tarik, Lokasi dan Jam Buka Candi Morangan
Dikutip dari laman resmi Dinas Pariwisata DIY https://visitingjogja.jogjaprov.go.id, Candi Morangan merupakan salah satu candi Hindu yang ada di Sleman dan merupakan salah satu peninggalan dari Kerajaan Mataram Kuno.
Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 atau ke-10 masehi. Candi ini memiliki beberapa daya tarik yang menarik perhatian para wisatawan sejarah dan budaya, di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Memiliki 2 Bangunan Utama
Candi ini terdiri dari dua bangunan utama, yaitu candi induk dan candi perwara. Candi induk berukuran 7,95 meter x 7,95 meter dengan satu bilik dan menghadap ke barat.
Candi perwara berukuran 4 meter x 4 meter dengan tiga relung dan menghadap ke timur. Kedua candi ini dibangun dari batu andesit yang disusun dengan sistem batu kunci tanpa menggunakan semen.
2. Memiliki Banyak Relief
Candi ini memiliki banyak relief yang bercerita tentang ajaran Hindu, seperti cerita Ramayana, Mahabharata, dan Tantri Kamandaka. Relief ini dipahatkan pada batang kaki dan tubuh candi dengan detail yang halus dan indah.
Salah satu relief yang unik adalah relief tentang seekor harimau yang tertipu oleh seekor kambing, yang biasanya hanya ditemukan pada candi Buddha.
3. Memiliki Pemandangan Indah
Candi ini berada di dekat Kali Gendol dan Gunung Merapi, sehingga memiliki pemandangan alam yang menawan dan sejuk. Candi ini juga dikelilingi oleh pepohonan hijau dan rumah-rumah warga yang memberikan suasana yang tenang dan nyaman.
Bagi wisatawan yang tertarik mengunjungi tempat wisata yang satu ini, lokasinya berada di 8F89+4RF, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jika ingin berkunjung tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Harga Tiket Masuk, Fasilitas dan Cara ke Candi Morangan
Bagi wisatawan yang datang dan ingin melihat candi ini maka harus membayar Rp15.000 untuk satu orangnya ditambah dengan membayar biaya parkir jika membawa kendaraan bermotor.
Dengan harga tersebut wisatawan sudah mendapatkan berbagai fasilitas pendukung yang membuat nyaman saat datang ke tempat ini. Jika ingin mengetahui lebih detail mengenai candi ini maka bisa menyewa guide.
Selanjutnya jika ingin berkunjung ke candi yang satu ini, wisatawan bisa mengikuti rute berikut:
Dari Titik Nol Kilometer Jogja, wisatawan dapat berkendara ke arah timur, menuju perempatan Brigjen Katamso, lalu belok ke kiri, masuk Jl. Mataram.
Tetap berada di Jl. Mataram hingga tiba di Jl. Abu Bakar Ali dan belok kiri ke Jl. Suroto Kotabaru, tepatnya di SMAN 3 Yogyakarta.
Ikuti terus Jl. Suroto dan masuk Jl. Cik Di Tiro dan tiba di Bundaran UGM. Ambil jalan ke kiri hingga perempatan Mirota Kampus, lalu belok kanan masuk Jl. Kaliurang.
Ikuti Jalan Kaliurang, hingga kira-kira 20 km.
Setibanya di pertigaan Pamungkas, ambil jalan ke kanan masuk ke Jl. Pamungkas.
Terus ikuti jalan tersebut, hingga bertemu Jl. Grogolan dan belok ke kanan ke arah Lapangan Grogolan.
Tetaplah berada di jalan tersebut hingga tiba di lokasi candi.
Baca juga: Bukit Panguk Kediwung, Destinasi Wisata Alam yang Menarik untuk Dikunjungi
Beberapa informasi mengenai Candi Morangan di atas bisa dijadikan panduan saat ingin berkunjung ke candi yang satu ini. (ARD)
