Fungsi Benteng Vredeburg, Bangunan Peninggalan Belanda yang Penuh Sejarah

Seputar Yogyakarta
Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
Konten dari Pengguna
25 Maret 2024 14:16 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Fungsi Benteng Vredeburg. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Anthony Gucciardi.
zoom-in-whitePerbesar
Fungsi Benteng Vredeburg. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Anthony Gucciardi.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Benteng Vredeburg merupakan salah satu bangunan bersejarah di Yogyakarta yang dibangun oleh Belanda. Bangunan ini didirikan sebagai benteng pertahanan Belanda. Namun, seiring berjalannya waktu fungsi Benteng Vredeburg sendiri mengalami perubahan.
ADVERTISEMENT
Benteng Vredeburg menjadi saksi sejarah betapa kuatnya pengaruh Belanda saat menjajah Indonesia. Benteng ini memiliki lokasi yang sangat strategis, karena berada di tengah kota dan tak jauh dari Keraton Yogyakarta.

Sejarah Benteng Vredeburg

Fungsi Benteng Vredeburg. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Aaina Sharma.
Benteng Vredeburg dibangun pada abad ke-18, lebih tepatnya pada 1760. Benteng ini dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan pihak Belanda dengan dalih bahwa pembangunan benteng ini dimaksudkan untuk menjaga keamanan keraton.
Namun, sebenarnya keberadaan benteng ini justru digunakan Belanda untuk memudahkan pengawasan terhadap segala kegiatan Keraton Yogyakarta. Saat itu tembok benteng masih sangat sederhana hanya dibuat dari tanah dan kayu pohon kelapa dan aren.
Pada tahun 1767, gubernur pantai Utara Jawa di Semarang meminta agar Sultan merenovasi bentang tersebut agar lebih kuat. Berkat izin Sri Sultan Hamengku Buwono I, pembangunan benteng akhirnya selesai pada tahun 1787.
ADVERTISEMENT
Di bawah pimpinan Gubernur Johannes Sioeberg, benteng kompeni ini kemudian di resmikan dengan nama Rustenburgh yang artinya “tempat istirahat”. Namun, pada tahun 1867, di Yogyakarta mengalami gempa bumi sehingga benteng memerlukan perbaikan
Usai pemugaran selesai, nama benteng Rustenburgh diubah menjadi benteng Vredeburg yang artinya “perdamaian”. Benteng ini menjadi saksi bisu berbagai peristiwa sejarah di Indonesia.
Mulai dari penyerangan serdadu pemerintah Inggris, masuknya penjajah Jepang, agresi militer Belanda, hingga akhirnya ditetapkan sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional dengan nama Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Fungsi Benteng Vredeburg

Fungsi Benteng Vredeburg. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Amy-Leigh Barnard.
Sejak didirikan hingga kini, benteng ini mengalami beberapa kali perubahan status kepemilikan dan fungsi. Berikut fungsi Benteng Vredeburg dari waktu ke waktu, seperti yang dikutip dari situs pariwisata.jogjakota.go.id.
ADVERTISEMENT
Itulah informasi mengenai fungsi Benteng Vredeburg dari waktu ke waktu. Jangan lupa untuk mengunjungi bangunan bersejarah ini, saat liburan ke Jogja. (IND)