Gunung Nglanggeran, Menikmati Pesona Gunung Api Purba di Kabupaten Gunungkidul

Seputar Yogyakarta
Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
Konten dari Pengguna
4 April 2024 14:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Gunung Nglanggeran. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Muhammad Hafiz.
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Nglanggeran. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Muhammad Hafiz.
ADVERTISEMENT
Jogja memiliki banyak destinasi wisata alam yang sangat unik dan sayang untuk dilewatkan. Salah satu yakni Gunung Nglanggeran, destinasi wisata yang menawarkan pesona keindahan gunung api purba di Kabupaten Gunungkidul.
ADVERTISEMENT
Gunung api purba ini banyak dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tak hanya menawarkan pemandangan alam yang mempesona, gunung ini juga memiliki sejarah dan cerita legenda yang sangat lekat.

Sejarah Singkat Terbentuknya Gunung Nglanggeran

Gunung Nglanggeran. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Ilham Hadiansyah.
Berdasarkan penelitian para ahli geologi, sekitar 60 juta tahun yang lalu Gunung Nglanggeran memang merupakan gunung berapi aktif. Namun, menjadi mati karena adanya proses geologi.
Matinya gunung ini karena hilangnya daya dorong pada saluran magma. Hingga menyebabkan saluran magma terputus dengan dapur magma. Gunung ini terbentuk dari gunung api dasar laut yang kemudian terangkat hingga menjadi daratan.

Asal-Usus Nama Gunung Nglanggeran

Gunung Nglanggeran. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Danny Schleicher.
Asal-usul nama Nglanggeran berasal dari kata "ngelanggar", yang artinya melanggar. Nama ini berawal dari cerita legenda dari seorang dalang yang murka pada warga sekitar.
ADVERTISEMENT
Konon, pada ratusan tahun yang lalu, penduduk sekitar gunung tersebut mengundang seorang dalang untuk merayakan pesta hasil panen. Namun, warga justru merusak wayang-wayang milik dalang tersebut.
Sang dalang pun merasa geram dan mengutuk warga setempat menjadi wayang yang dibuang di gunung itu. Dalam kepercayaan warga sekitar, Gunung Api Purba Nglanggeran dijaga oleh tokoh pewayangan Punokawan yang bernama Kyai Ongko Wijoyo.

Ikon Wisata Gunung Nglanggeran di Kabupaten Gunungkidul

Gunung Nglanggeran. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Ilham Hadiansyah.
Gunung Api Purba Nglanggeran berlokasi di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jarak hanya 1 jam dari Kota Yogyakarta atau 30 menit dari Kota Wonosari.
Gunung api purba ini menjadi ikon dari Desa Wisata Nglanggeran yang menjadi bagian dari kawasan Geosite Gunung Sewu. Gunung ini diketahui telah masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark.
ADVERTISEMENT
Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan laut (mdpl). Tak heran, banyak pendaki pemula yang menjadikan gunung ini untuk pendakian karena tidak terlalu tinggi.
Puncak gunung ini kerap disebut oleh masyarakat setempat dengan nama Gunung Gedhe. Dari atas gunung ini, para wisatawan yang datang bisa menikmati pesona gunung api purba yang sangat indah.
Itulah informasi mengenai Gunung Nglanggeran, mulai dari sejarah terbentuknya, asal-usul nama, hingga kini menjadi ikon wisata yang sangat populer di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. (IND)