Konten dari Pengguna

Kenapa Disebut Titik Nol Kilometer Yogyakarta? Simak Sejarahnya

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta?. Sumber: Unsplash/jauzax
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta?. Sumber: Unsplash/jauzax

Titik nol kilometer menjadi salah satu tempat ikonik yang ada di Jogja. Kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta? Pertanyaan ini sering kali muncul saat mengunjungi Yogyakarta.

Banyak wisatawan yang masih tidak tahu lokasi titik nol kilometer ini. Ada yang mengira bahwa lokasinya berada di Keraton Yogyakarta, Tugu Jogja, atau justru Alun-alun Utara.

Lalu Kenapa Disebut Titik Nol Kilometer Yogyakarta?

Kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta?. Sumber: Unsplash/angga kurniawan

Dikutip dari pariwisata.jogjakota.go.id, letak titik nol kilometer berada di lintasan antara Alun-alun Utara hingga Ngejaman di ujung selatan Malioboro. Kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta? Ini dia penjelasannya.

Titik nol kilometer Yogyakarta ini berada pada persimpangan yang mempertemukan empat ruas jalan. Empat ruas jalan tersebut antara lain Jalan KH. Ahmad Dahlan dari sisi barat, Jalan Margo Mulyo dari sisi utara, Jalan Panembahan Senopati dari sisi timur, dan Jalan Pangurakan dari sisi selatan.

Persimpangan ini menjadi titik tengah atau sentral Kota Yogyakarta. Titik ini berada tepat di depan Keraton Yogyakarta.

Berdasarkan pada sejarahnya, pada tahun 1970-an hingga 1980-an, di sana terdapat sebuah air mancur. Diperkirakan, lokasi titik nol kilometer Yogyakarta ini terletak di air mancur tersebut. Bahkan, titik nol kilometer Yogyakarta ini menjadi pusat sumbu imajiner yang menghubungkan Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan laut selatan.

Titik nol kilometer Yogyakarta ini menjadi kawasan sejarah karena banyaknya bangunan sejarah kuno peninggalan Belanda. Bangunan tersebut dijuluki sebagai loji.

Beberapa bangunan yang ada di sana seperti Alun-Alun Utara, Keraton Yogyakarta, Gedung Bank Indonesia, Gedung BNI, Kantor Pos, Istana Kepresidenan Gedung Agung, Benteng Vredeburg, Tugu Ngejaman, dan Monumen Serangan Umum 1 Maret 1949. Bahkan tempat ini juga dijadikan sebagai sentra ekonomi dengan adanya Pasar Beringharjo.

Titik nol kilometer Yogyakarta menjadi tempat terpenting. Selain unik, tempat tersebut juga punya daya tarik yang berhasil memikat para wisatawan baik lokal maupun turis asing.

Baca juga: Daya Tarik Candi Sewu Yogyakarta dan Info Wisata Selengkapnya

Itulah jawaban dari kenapa disebut titik nol kilometer Yogyakarta? Wisatawan yang ada di Yogyakarta bisa banget mampir ke sana untuk liburan. (VIN)