Konten dari Pengguna

Moerni 78, Tempat Mencicipi Sajian Kuliner Tempo Dulu di Jogja

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Moerni 78 Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ The Anchor.
zoom-in-whitePerbesar
Moerni 78 Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ The Anchor.

Sebagai kota wisata, Jogja memiliki sejumlah destinasi wisata kuliner yang sangat populer dan sayang untuk dilewatkan. Salah satunya yakni Moerni 78, restoran yang menawarkan sajian kuliner tempo dulu di Jogja.

Tak hanya menu makanan dan minumannya, bangunan restoran ini juga sangat kental dengan nuansa vintage. Pengunjung yang datang ke restoran ini akan merasakan sensasi kulineran layaknya di era tahun 1980-an.

Daya Tarik Moerni 78 Jogja

Moerni 78 Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Drew Coffman.

Dikutip dari situs pariwisata.jogjakota.go.id, restoran ini didirikan sejak tahun 1978, awalnya merupakan pabrik es. Restoran tersebut kemudian dibangun dengan nama Moerni 83 sesuai dengan nomor rumahnya. Namun, kini diubah menjadi Moerni 78, sesuai dengan tahun pertama dibukanya.

Moerni 78 memiliki sejumlah dari tarik tersendiri, sehingga membuat restoran ini sangat diminati, baik oleh warga lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah. Berikut beberapa di antaranya.

1. Mencicipi Kesegaran Es khas Tempo Dulu yang Autentik

Seperti dengan konsepnya, restoran ini memiliki sejumlah menu minuman yang legendaris dan autentik. Semua menu tersebut dibuat menggunakan resep turun temurun yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Salah satu menu minuman favorit di restoran ini, adalah teler. Kuliner andalan restoran ini selalu ludes setiap harinya. Pengunjung bisa menikmati kesegaran es teller yang berisi alpukat, nangka, kelapa muda, roti, jelly, santan, dan susu kental manis.

Selain es teler, pengunjung bisa mencicipi minuman segar lainnya, seperti es teler Durian, es roti susu cokelat, es lontrong, es roti kelapa muda, es roti, es burjo, es dawet, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Menikmati Aneka Makanan dengan Resep Tradisional

Restoran ini juga menyediakan berbagai macam menu tradisional khas tempo dulu yang sebagian besar merupakan masakan oriental. Salah satu menu yang menjadi andalan restoran ini yakni bistik komplit.

Bistik komplit terdiri dari daging sapi, telor ceplok, kentang, wortel, timun, buncis, selada, tomat, dan saus asam manis. Rasanya sangat lezat dan autentik.

Selain bistik komplit, terdapat menu lainnya yang tak kalah nikmat, seperti chickstik komplit, nasi bakmoy ayam, lontong opor ayam, nasi opor ayam, bakso kuah, tahu telor, gado-gado lontong, mi yamin, nasi pecel, hingga naasi rawon ayam.

3. Harga Menu Makanan dan Minuman yang Ramah di Kantong

Untuk bisa mencicipi berbagai macam minuman segar serta makanan khas tempo dulu yang enak dan autentik di restoran ini, pengunjung tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Karena harganya sangat terjangkau.

Untuk menu minuman segar di restoran ini diberandol mulai dari Rp11.000 hingga Rp25.000 per porsi. Sementara untuk menu makanannya diberandol mulai dari Rp9.000 hingga Rp25.000 per porsinya.

Lokasi dan Jam Buka Moerni 78 Jogja

Moerni 78 Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Samuel Sosina.

Restoran ini berada di Jalan Tukangan No. 45, Desa Tegal Panggung, Kecamatan Danurejo, Kota Yogyakarta. Jaraknya hanya sekitar 1,9 KM dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar 15 menit dengan berkendara. Berikut rute perjalanan yang bisa ditempuh untuk bisa sampai ke restoran tersebut.

  1. Dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta, arahkan kendaraan ke arah timur menuju Jalan Panembahan Senopati.

  2. Kemudian belok kiri menuju Jalan Mayor Suryotomo hingga melewati Jalan Mataram.

  3. Di Tugu Batik, ambil arah menuju Jalan Mas Kemudian belok kiri ke Jalan Tukangan.

  4. Lurus terus sekitar 260 meter, restoran tersebut berada di sisi kiri jalan.

  5. Restoran yang bergaya vintage ini bisa dikunjungi setiap hari, yakni dengan jam operasional mulai pukul 09.00 hingga 20.00 WIB. Saat akhir pekan, restoran ini akan lebih ramai dari biasanya.

Baca Juga: 4 Tempat Bermain Anak di Jogja yang Seru

Selain menikmati sajian kuliner tempo dulu, pengunjung juga bisa bernostalgia di restoran Moerni 78. Tentu saja, pengunjung akan merasakan suasana restoran di era 80-an yang aesthetic. (IND)