Museum Sasana Wiratama, Tempat Barang Bersejarah Milik Pangeran Diponegoro

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sosok pahlawan Pangeran Diponegoro memiliki rumah peninggalan yang kini dijadikan sebagai museum. Nama museum itu adalah Museum Sasana Wiratama, di dalamnya terdapat benda bersejarah milik Pangeran.
Lokasinya berada di pusat keramaian, tak jauh dari Malioboro. Saat berkunjung ke Yogyakarta, bisa menyempatkan diri untuk berkunjung ke sini.
Lokasi Museum Sasana Wiratama, Jam Buka, Tiket, Fasilitas dan Daya Tariknya
Museum Sasana Wiratama berada di Jl. HOS Cokroaminoto TR-III/430, Tegalrejo, Kec, Kec. Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55244. Tempatnya dibuka mulai Senin – Jumat jam 09.00–15.00 WIB.
Harga tiket masuknya gratis untuk semua orang. Untuk fasilitas, di sini sudah ada musala, toilet, area parkir, dan pendopo yang bisa disewa untuk berbagai acara.
Terdapat beberapa hal menarik yang menjadi daya tarik museum ini, hal tersebut adalah sebagai berikut.
1. Display Koleksi Museum
Display koleksi museum ditata di dalam ruangan yang ukurannya tidak terlalu besar tetapi di memiliki koleksi yang menarik dan dilengkapi dengan tulisan deskripsi atau penjelasan terkait benda yang dipajang.
Koleksi yang dapat ditemukan di sini yaitu senjata tradisional yang dipakai Pangeran Diponegoro untuk perang. Senjata itu berwujud keris, panah, dan pedang.
2. Tembok Jebol
Pengunjung akan melihat adanya tembok jebol di dalam museum yang memiliki cerita sejarah masa lalu. Pada masa lampau, Pangeran Diponegoro yang sedang dikepung oleh Belanda mencoba meloloskan diri dengan cara menjebol tembok tersebut.
Sampai saat ini, tembok jebol itu masih ada di sana dan tidak dipugar untuk mempertahankan keasliannya.
3. Arsitektur Bangunan
Mengutip dari buku Strategi Pengembangan Pariwisata Edukasi Di Kota Yogyakarta, Ani Wijayanti (2019: 23), bangunan museum Sasana Wiratama dulunya merupakan rumah Pangeran Diponegoro. Bentuk bangunannya diadaptasi dari gaya arsitektur khas Jawa.
Museum diresmikan oleh Soeharto pada tanggal 9 Agustus 1969 untuk mengenang perjuangan Pangeran Diponegoro.
Panduan Rute menuju Museum Sasana Wiratama dari Malioboro
Berikut ini panduan rute yang bisa diikuti untuk menuju Museum Sasana Wiratama dari Malioboro. Perjalanan hanya berlangsung selam 8 menit jika naik kendaraan pribadi, jaraknya yaitu 2,6 km saja.
Dari Jl. Malioboro, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, ambil arah selatan di Jl. Malioboro menuju Jl. Sosrokusuman.
Lewati Rianty Batik - Premium Batik Asli Jogja di kanan jalan.
160 m kemudian, belok kanan setelah Sellie Coffee Malioboro (di sebelah kanan) ke Jl. Dagen.
Lewati Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah Gedongtengen Yogyakarta (di kanan 450 m lagi)
500 m kemudian, belok kanan ke Jl. Gandekan, melewati Lucifer (di kanan).
Di Jl. Gandekan belok kiri untuk menuju Jl. Jlagran Lor. Berjalanlah sejauh 500 m.
Terus lurus ke Jl. Pembela Tanah Air, melewati Pos Polisi Simpang BPK (di kiri jalan)
Setelah 400 m, belok kanan ke JI. HOS Cokroaminoto, melewati Phuket Resto di kiri jalan.
450 m kemudian, belok kiri ke Jl. Wiratama kemudian belok kanan untuk tetap di Jl. Wiratama.
Berjalanlah terus lurus sejauh 30 m dan sampailah di museum yang dituju.
Baca juga: Rute ke Spot Riyadi Jogja dan Panduan Wisata Lainnya
Sebelum berkunjung ke Museum Sasana Wiratama, pembaca dapat membaca ulasan dan panduan wisata ini sebagai referensi yang cukup lengkap karena memuat informasi seputar lokasi, tiket, jam buka, daya tarik dan panduan rute menuju ke sana. (IMA)
