Konten dari Pengguna

Omah Indhise, Rumah Bersejarah yang Penuh Misteri di Kota Gede

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Omah Indhise Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Phil Hearing.
zoom-in-whitePerbesar
Omah Indhise Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Phil Hearing.

Omah Indhise menjadi merupakan salah satu bangunan bersejarah yang sangat populer di Jogja karena kisah mistisnya. Bangunan ini sebenarnya merupakan rumah kuno yang telah lama kosong, ditinggal oleh para penghuninya.

Dikutip dari situs kebudayaan.jogjakota.go.id, Kotagede merupakan salah satu kawasan padat di Kota Yogyakarta dan memiliki beberapa bangunan cagar budaya. Salah satunya yakni rumah bergaya Eropa yang kerap disebut sebagai Rumah Pocong Sumi ini.

Rumah bergaya Eropa ini menjadi salah satu cagar budaya yang sangat populer di kalangan warga lokal, maupun wisatawan dari luar daerah. Sayangnya, bangunan kuno ini kerap disebut mistis, karena banyak warga yang mengaku melihat penampakan hantu pocong Sumi di rumah ini.

Sejarah Omah Indhise Jogja

Omah Indhise Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Scott Webb.

Julukan Rumah Pocong Sumi ini sempat membuat heboh warga hingga viral di media sosial. Bahkan beberapa kali, rumah ini pernah diliput oleh media besar dan beberapa vlogger dari luar Jogja.

Sejarahnya, rumah peninggalan zaman Belanda yang dibangun pada tahun 1860 ini merupakan rumah peninggalan keluarga Atmo Sudigo. Kemudian, rumah ini ditinggali oleh salah satu anaknya, bernama Mohammad Rasjidi yang merupakan Menteri Agama pertama Indonesia.

Rumah ini kemudian ditinggalkan oleh penghuninya pada tahun 1946 hingga saat ini. Bangunan kuno tersebut sempat terbengkalai selama bertahun-tahun dan tertutup oleh pepohonan serta semak belukar.

Hingga setelah gempa melanda Yogyakarta pada 2006, keluarga Mohammad Rasjidi mengunjungi rumah ini dan meminta seorang penjaga untuk merawat kembali rumahnya.

Rumah dengan luas 2.000 meter persegi ini kemudian diberi nama Omah Indische oleh Bupati Bantul. Sejak saat itu, menjadi magnet wisatawan dari berbagai daerah di luar Yogyakarta.

Sayangnya, masih banyak wisatawan yang datang ke rumah ini untuk mencari pembuktian mengenai mitos dan kemistisan rumah tersebut. Padahal, rumah tersebut memiliki nilai sejarah yang tak ternilai.

Lokasi Omah Indhise Jogja

Omah Indhise Jogja. Foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Derek Torsani.

Rumah bersejarah ini berada di Desa Jagalan, Kotagede, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rumah kuno ini jaraknya hanya sekitar 5,9 KM dari Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Pengunjung bisa datang ke tempat ini menggunakan kendaraan dengan menempuh perjalanan sekitar 15 menit. Berikut rute perjalanan yang bisa digunakan untuk bisa sampai ke lokasi rumah bersejarah tersebut.

  1. Dari Titik Nol Kilometer, arahkan kendaraan menuju Brigjen Katamso. Lalu belok ke kiri, ke arah Pojok Beteng Wetan.

  2. Di Pojok Benteng Wetan, belok ke kiri menuju Jalan Kolonel Sugiono melewati Jalan Menteri Supeno.

  3. Setelah warung soto Bu Yuni, belok kanan menuju Jalan Pramuka.

  4. Kemudian arahkan kendaraan menuju Jalan Tegalgendu.

  5. Setelah Bank BRI belok kanan dan ikuti jalan. Lokasi rumah bersejarah ini tidak jauh dari titik lokasi.

Baca Juga: 3 Rekomendasi Hotel Instagramable di Jogja dekat Malioboro

Itulah informasi mengenai Omah Indhise, salah satu rumah bersejarah yang penuh misteri di Jogja. Pengunjung bisa datang ke tempat ini untuk berwisata dan melihat-lihat bangunan kuno bergaya Eropa di kawasan Kotagede. (IND)