Konten dari Pengguna

Sejarah dan Keunikan Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash.com/Angga Kurniawan
zoom-in-whitePerbesar
Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash.com/Angga Kurniawan

Bakpia merupakan salah satu oleh-oleh khas Jogja yang wajib dibawa pulang oleh wisatawan yang sudah selesai liburan. Ada banyak toko oleh-oleh yang menjual bakpia dan salah satu yang paling terkenal adalah Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja.

Toko oleh-oleh ini merupakan salah satu toko oleh-oleh legendaris yang ada di Jogja dan memiliki bakpia yang bercita rasa khas serta autentik dari zaman dahulu.

Sejarah dan Keunikan Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja yang Wajib Diketahui

Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja. Foto hanya ilustrasi bukan tempat sebenarnya. Sumber foto: Unsplash.com/Farhan Abas

Dikutip dari laman resmi Visiting Jogja https://visitingjogja.jogjaprov.go.id, Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya adalah salah satu toko oleh-oleh khas Yogyakarta yang sangat populer dan legendaris.

Bakpia adalah kue tradisional yang berbentuk bulat pipih dengan isian kacang hijau. Bakpia memiliki cita rasa yang lembut, manis dan gurih. Bakpia ini juga memiliki sejarah yang panjang dan menarik.

Bakpia Pathok 25 berdiri sejak tahun 1981 oleh Ibu Tan Aris Nio. Awalnya, bakpia ini bernama Bakpia 38 karena kiosnya berlokasi di Jalan Pathok nomor 38, Kotagede, Yogyakarta.

Namun, pada tahun 1988, nama tersebut diubah menjadi Bakpia Pathok 25 agar lebih mudah diingat oleh pembeli. Angka 25 dipilih karena dalam bahasa Jawa, angka ini disebut selawe yang berbeda dengan angka lainnya.

Bakpia Pathok 25 merupakan salah satu produsen bakpia tradisional yang masih mempertahankan resep asli dari pendiri bakpia di Yogyakarta, yaitu Kwik Sun Kwok. Kwik Sun Kwok adalah seorang pendatang asal Tiongkok yang membawa bakpia ke Yogyakarta pada tahun 1948.

Bakpia aslinya berisi daging, tetapi karena kurang disukai oleh warga lokal, maka isiannya diganti dengan kacang hijau dan gula. Bakpia Pathok 25 memiliki beberapa keunikan yang membuatnya berbeda dengan bakpia lainnya, yaitu:

  1. Menggunakan bahan-bahan berkualitas premium, seperti kacang hijau pilihan, gula pasir halus, mentega dan telur.

  2. Dibuat dengan cara tradisional, yaitu dengan menggunakan tungku arang dan loyang besi. Proses pembuatan bakpia ini membutuhkan ketelatenan dan keahlian khusus.

  3. Memiliki tekstur yang lembut dan empuk, serta isian yang melimpah dan meleleh di mulut. Rasa manisnya juga pas dan tidak terlalu menyengat.

  4. Memiliki varian rasa yang beragam, seperti kacang hijau original, cokelat, keju, durian, nangka, pandan dan kopi.

Baca juga: Sentani Resto: Rumah Makan Spesial Seafood di Yogyakarta

Demikian adalah ulasan mengenai sejarah Bakpia Pathok 25 Pathok Jaya Jogja, salah satu pusat oleh-oleh legendaris di Jogja. (ARD)

,