Sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran, Destinasi Wisata Legendaris Gunungkidul

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan salah destinasi wisata yang legendaris di Kabupaten Gunungkidul. Oleh karena itu, mengetahui sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi hal yang sangat menarik.
Destinasi wisata ini memiliki ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Maka tak heran, jika gunung api purba ini sering di jadikan tempat pendakian oleh wisatawan yang ingin sekadar menikmati keindahan alam dari ketinggian.
Sejarah Gunung Api Nglanggeran Jogja
Gunung Api Purba Nglanggeran ini memiliki puncak yang di beri nama Gunung Gede. Puncak inilah yang kerap menjadi tujuan wisatawan untuk melihat sunrise atau matahari terbit.
Dikutip dari situs gunungapipurba.com, Gunung Api Purba Nglanggeran diperkirakan memiliki usia sekitar 60-70 juta tahun yang lalu. Sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran juga sangat erat kaitannya dengan cerita-cerita mistisnya.
Nama Nglanggeran sendiri berasal dari kata “Ngelanggar” yang memiliki arti melanggar. Konon, kata ini berawal dari seorang dalang yang merasa murka kepada warga sekitar.
Diceritakan pada sekitar ratusan tahun lalu, warga penduduk gunung ingin merayakan pesta syukuran hasil panen yang berlimpah. Sehingga warga mengundang salah seorang dalang untuk mengadakan pertunjukan wayang.
Namun, karena sesuatu hal, warga justru merusak wayang-wayang milik dalang tersebut. Sehingga menyebabkan sang dalang marah dan mengutuk warga menjadi wayang yang kemudian di buang ke gunung itu.
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, gunung api purba ini dijaga oleh tokoh pewayangan Punokawan yang diberi nama Kiyai Ongko Wijoyo.
Selain dari cerita yang melegenda, sejarah gunung api Purba ini juga bisa dijelaskan secara ilmiah. Gunung api ini muncul karena pada jutaan tahun lalu merupakan salah satu gunung aktif. Namun, karena adanya proses geologi, Gunung Api Purba Nglanggeran sudah tidak aktif lagi atau bisa disebut mati.
Karena sudah tidak aktif lagi, saat ini Gunung Api Purba Nglanggeran dikelola oleh masyarakat setempat menjadi obyek wisata yang paling populer di Kabupaten Gunungkidul. Tak heran tempat ini hampir tak pernah sepi oleh pengunjung.
Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Jam Buka Gunung Api Nglanggeran Jogja
Gunung api purba ini terletak di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Pathuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya hanya berjarak kurang lebih 25 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.
Akses jalannya juga mudah ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Untuk menuju puncak Nglanggeran, pengunjung hanya perlu melakukan pendakian sekitar 1 hingga 1,5 jam.
Destinasi wisata ini buka setiap hari selama 24 jam. Sementara itu, harga tiket masuk kawasan wisata ini terbagi berdasarkan waktu kunjungan. Berikut rincian selengkapnya.
1. Kunjungan Siang
Wisatawan lokal: Rp15.000
Wisatawan mancanegara: Rp30.000
2. Kunjungan Malam
Wisatawan lokal: Rp20.000
Wisatawan mancanegara: Rp30.000
Baca Juga: Gyozamen, Tempat Pesan Ramen dan Gyoza Khas Jepang di Jogja
Itulah informasi mengenai sejarah Gunung Api Purba Nglanggeran Jogja. Jika berkunjung ke Kota Pelajar, tak ada salahnya mengunjungi destinasi wisata yang sangat populer dan legendaris ini. (IND)
